Pengungsi Sudan mulai kembali ke negaranya seiring situasi membaik

Duta Besar Sudan untuk Moskow Mohamed Siraj mengatakan warga Sudan yang mengungsi akibat konflik selama tiga tahun telah kembali ke kampung halamannya seiring situasi yang mulai membaik.

Update: 2026-03-27 13:50 GMT

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Indomie

Duta Besar Sudan untuk Moskow Mohamed Siraj mengatakan warga Sudan yang mengungsi akibat konflik selama tiga tahun telah kembali ke kampung halamannya seiring situasi yang mulai membaik.

"Ketika perang pecah, banyak warga Sudan mengungsi ke negara-negara tetangga, terutama Mesir dan lainnya. Itulah dampak perang. Namun, situasi mulai membaik, pemerintah berhasil mengambil alih Ibu Kota Khartoum, mendesak mundur RSF jauh dari pusat kota Sudan, sehingga banyak dari mereka yang mengungsi kembali," kata Siraj kepada RIA Novosti, Kamis (26/3).

Namun, Siraj menambahkan bahwa Sudah masih membutuhkan bantuan kemanusiaan dan dia berterima kasih kepada Rusia atas dukungannya.

"Rusia termasuk negara pertama yang mendukung Sudan setelah krisis dimulai, dengan menyatakan dukungan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Sudan; tidak hanya menyatakan, tetapi juga menunjukkannya dalam praktik. Kami sangat menghargai posisi Rusia di Dewan Keamanan (PBB) dalam mendukung Sudan," kata Siraj.

Diplomat Sudan itu menambahkan bahwa ia percaya hubungan antara negaranya dan Rusia memiliki karakter kuat dan erat, serta bahwa kedua belah pihak saling menghormati.

Sudan telah dilanda pertempuran sengit antara kelompok pemberontak RSF dan angkatan bersenjata Sudan sejak musim semi 2023.

Tentara Sudan berhasil merebut kembali Ibu Kota Khartoum pada awal 2025. Sementara itu, para pemberontak mengintensifkan serangan di selatan dan barat, khususnya di Darfur dan Kordofan, dan mengumumkan pembentukan pemerintahan mereka sendiri di wilayah yang berada di bawah kendali mereka pada April 2025.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News