Iran bantah akan bernegosiasi dengan Amerika Serikat

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani, Senin, membantah klaim bahwa Teheran berupaya memulai kembali perundingan dengan Washington dan menegaskan Iran tidak akan terlibat dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat.

Update: 2026-03-02 13:30 GMT

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Indomie

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani, Senin, membantah klaim bahwa Teheran berupaya memulai kembali perundingan dengan Washington dan menegaskan Iran tidak akan terlibat dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut disampaikan Larijani, melalui platform X, menanggapi laporan yang menyebut Iran meluncurkan inisiatif baru untuk bernegosiasi dengan AS.

Merujuk pada laporan Al Jazeera yang mengutip The Wall Street Journal, Larijani mengklaim dirinya berupaya melanjutkan negosiasi dengan Washington melalui Oman.

“Kami tidak akan bernegosiasi dengan AS,” katanya.

Dalam unggahan terpisah, Larijani juga menanggapi pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait Iran.

Ia mengkritik Trump karena dinilai menyeret kawasan ke dalam kekacauan dengan “ilusi kosong.”

“Kini ia khawatir akan jatuhnya lebih banyak tentara Amerika. Dengan delusinya sendiri, ia telah mengubah slogan ‘America First’ menjadi ‘Israel First’ dan mengorbankan pasukan Amerika demi ambisi kekuasaan Israel,” ujar Larijani.

Ia juga menuduh Trump “membuat tentara Amerika dan keluarga mereka membayar harga melalui kebohongan baru.”

Kampanye militer gabungan AS-Israel yang diluncurkan pada Sabtu dilaporkan menewaskan sejumlah pejabat senior Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Teheran membalas dengan meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan sejumlah negara Teluk. Tiga personel militer AS dilaporkan tewas dan lima lainnya mengalami luka serius

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News