Banjir Demak akibatkan satu korban jiwa

Banjir yang melanda sembilan desa yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Demak mengakibatkan satu korban jiwa, anak berusia delapan tahun yang terbawa arus banjir saat melintas di jalan sekitar tempat tinggalnya.

Update: 2026-04-06 15:30 GMT

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Indomie

Banjir yang melanda sembilan desa yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Demak mengakibatkan satu korban jiwa, anak berusia delapan tahun yang terbawa arus banjir saat melintas di jalan sekitar tempat tinggalnya.

"Korban diketahui berinisial AR (8) asal Dukuh Solodoko Wetan, Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Demak," kata Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak Agus Sukiyono di Demak, Senin.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Demak Suprapto menambahkan informasi di lapangan, korban tersebut hanyut pada Jumat (3/4) ketika terjadi tanggul jebol.

Saat kejadian, katanya, korban bersama orang tuanya berjalan menyusuri jalan desa yang tergenang, tetapi tanpa disadari orang tuanya, korban sudah hanyut terbawa derasnya banjir.

Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian, pada keesokan harinya Sabtu (4/4) sekitar pukul 10.00 WIB.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfhi, selain meninjau lokasi banjir di Kabupaten Demak juga menyalurkan bantuan senilai Rp236,98 juta yang berasal dari berbagai pihak.

Banjir yang terjadi di Kabupaten Demak disebabkan karena faktor debit air Sungai Tuntang yang melintasi Kabupaten Demak melebihi daya tampung, menyusul intensitas curah hujan tinggi di kawasan hulunya. Sedangkan di Kabupaten Demak dalam kondisi cuaca cerah.

Elshinta Peduli

Akibat debit air yang melampaui daya tampung, berdampak jebolnya tanggul Sungai Tuntang di enam lokasi, serta terjadi limpasan air di beberapa lokasi pada Jumat (3/4) pagi.

Dampaknya mengakibatkan genangan di pemukiman warga, tempat ibadah, sekolah, hingga areal persawahan.

Lokasi tanggul jebol, yakni di Desa Trimulyo ada tiga lokasi dengan panjang 30 meter dan 10 meteran, sedangkan di Desa Sidoharjo ada tiga lokasi dengan panjang 15 meteran.

BPBD Demak mencatat banjir yang melanda mengakibatkan 2.116 unit rumah dan 7.606 jiwa terdampak. Sedangkan yang mengungsi mencapai 2.839 jiwa yang berasal dari sembilan desa dari empat kecamatan.

Meliputi Desa Trimulyo, Sidoharjo, Turitempel, Tlogorejo, dan Bumiharjo (Kecamatan Guntur), Desa Ploso (Kecamatan Karangtengah), Desa Lempuyang (Kecamatan Wonosalam), serta Desa Sarimulyo dan Solorire (Kecamatan Kebonagung).

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News