Jalan penghubung di Bener Meriah kembali normal pascaluapan air sungai

Jalan penghubung antarkabupaten di Bener Meriah, Aceh kembali normal pascadilanda banjir akibat hujan deras yang mengguyur hingga membuat badan jalan tertutup lumpur akibat luapan air sungai.

Update: 2026-04-06 16:10 GMT

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Indomie

Jalan penghubung di Bener Meriah kembali normal pascaluapan air sungai

Jalan penghubung antarkabupaten di Bener Meriah, Aceh kembali normal pascadilanda banjir akibat hujan deras yang mengguyur hingga membuat badan jalan tertutup lumpur akibat luapan air sungai.Jalan penghubung antarkabupaten di Bener Meriah, Aceh kembali normal pascadilanda banjir akibat hujan deras yang mengguyur hingga membuat badan jalan tertutup lumpur akibat luapan air sungai.

"Untuk saat ini kondisi jalan sudah pulih dan normal kembali," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Posko Penanganan Bencana Bener Meriah, Ilham Abdi, saat dikonfirmasi dari Banda Aceh, Senin.

Sebelumnya, badan jalan di kawasan Desa Wih Porak, Kecamatan Pinto Rime Gayo, Bener Meriah kembali rusak akibat debit air sungai meninggi pascahujan deras, Minggu (5/4), sehingga jalan alternatif penghubung antarkabupaten lumpuh tertutup lumpur.

Jalan itu satu-satunya akses masyarakat dari Kabupaten Bireuen menuju Bener Meriah hingga Aceh Tengah, begitu juga sebaliknya.

Abdi menjelaskan, Dinas PUPR Bener Meriah langsung menurun empat alat berat untuk membuka kembali jalan saat air mulai surut.

Setelah beberapa jam pekerjaan, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari jalan berhasil dibersihkan dan kembali bisa dilalui kendaraan yang telah mengantre panjang.

"Sekitar pukul 02.00 WIB dini hari sudah dapat kembali dilewati oleh kendaraan roda empat maupun roda dua," ujar Ilham Abdi.

Jalan Wih Porak merupakan akses alternatif menuju wilayah tengah Aceh atau peralihan dari jalan nasional di kawasan Enang-Enang yang belum dipulihkan pascabencana akhir November 2025.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News