Bermain di sungai usai pulang sekolah, bocah Kaliwungu Kudus tenggelam
Seorang anak bernama Muhammad Salam Aufa (8) warga Dukuh Winong RT 02/07 Desa Kaliwungu Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus Jawa Tengah ditemukan meninggal dunia usai tenggelam di sungai Jembertati desa setempat.
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.
Seorang anak bernama Muhammad Salam Aufa (8) warga Dukuh Winong RT 02/07 Desa Kaliwungu Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus Jawa Tengah ditemukan meninggal dunia usai tenggelam di Sungai Jembertati desa setempat.
Kalak BPBD kabupaten Kudus melalui Kasi Kedaruratan Ahmad Munaji mengatakan kronologi kejadian pada hari Rabu, 11 Maret 2026 tepatnya pada pukul 10.30 WIB, korban bersama 5 anak lainnya, membuat janji untuk bermain di sungai setelah pulang dari sekolah. Mereka berangkat ke sungai sekitar pukul 10.30 WIB dengan menggunakan sepeda onthel. Korban dan teman-temannya tiba di lokasi sekitar pukul 10.40 WIB, lalu mandi di sungai tersebut. Saat itu korban tidak mengetahui kondisi kedalaman sungai. Dimana sungai tersebut dalamnya sekitar 2-3 meter, sehingga korban tenggelam.
"Melihat kejadian itu temannya meminta bantuan kepada warga bernama Choirul Anwar (37), yang kemudia ia juga meminta bantuan warga lainnya bernama Abdul Aziz (43). Setelah itu kedua saksi melakukan pencarian selama hampir 1 jam. Korban ditemukan kemudian dibawa naik sepeda motor milik perangkat desa ke rumahnya atas permintaan ayah korban", katanya.
Dijelaskan, setibanya di rumah ibu korban meminta membawa korban ke rumah sakit guna memastikan kondisi korban. Dengan diantar menggunakan ambulance layanan Masjid Al Aziz Dukuh Winong Desa Kaliwungu menuju ke IGD RS Kumala Siwi yang dekat dengan lokasi rumah korban, setelah tiba di IGD Kumala Siwi sekiranya pukul 12.35 WIB korban dinyatakan meninggal dunia.
"Hasil identifikasi dari tim INAFIS Polres Kudus dan dokter Resti (dokter kumala siwi) dinyatakan jika tidak ada tanda tanda kekerasan ditubuh korban, korban murni meninggal karena tenggelam disungai", imbuhnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Rabu (11/3).
Terkait kejadian tersebut keluarga sudah menerima atas kejadian tersebut sehingga jenazah langsung dimakamkan pada pukul 17.00 WIB petang ini.
Sementara itu, salah satu warga Hadi mengatakan kalau sungai tempat korban tenggelam memang sering dijadikan tempat mandi anak-anak warga Dukuh Situ terkadang juga dari desa lain.

