7 April 1996: Sirkuit Sentul jadi panggung MotoGP dunia
Konferensi pers jelang Indonesia Grand Prix ’96 di Sentul International Circuit yang menampilkan pembalap dan tim internasional sebelum balapan digelar. (Foto: ANTARA)
Pada 7 April 1996, Indonesia mencatat sejarah besar olahraga otomotif internasional dengan menjadi tuan rumah Grand Prix Sepeda Motor Dunia, sebuah seri dalam kejuaraan balap motor tingkat dunia yang digelar di Sentul International Circuit, Bogor, Jawa Barat. Balapan ini merupakan seri kedua dari musim 1996 Grand Prix sepeda motor kelas 500cc, 250cc, dan 125cc, dan menandai kali pertama Indonesia masuk dalam kalender balap motor paling prestisius di dunia.
Perlombaan yang resmi dinamai Marlboro Indonesian Grand Prix ini menghadirkan para pebalap top dunia. Di kelas utama 500cc, posisi pole, putaran tercepat, dan kemenangan semua direbut oleh legenda balap sepeda motor asal Australia, Mick Doohan, dengan motor Honda, mengungguli rival‑rivalnya seperti Alex Barros dan Loris Capirossi.
Grand Prix Indonesia 1996 bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga momen kebanggaan besar bagi Indonesia. Gelaran di Sentul menarik perhatian ribuan penonton yang datang dari berbagai daerah serta menjadi ajang internasional penting yang memperkenalkan sirkuit Indonesia ke pentas dunia.
Dalam kompetisi itu juga, kelas 250cc dimenangkan oleh Tetsuya Harada dari Jepang dan kelas 125cc dimenangi oleh Masaki Tokudome dari Jepang. Gelaran balapan ini menunjukkan tingginya level persaingan olahraga bermotor di tingkat global sekaligus sempat menempatkan Indonesia sebagai destinasi balap dunia.
Namun, setelah dua tahun penyelenggaraan (1996–1997), Grand Prix Indonesia sempat hilang dari kalender dunia akibat krisis ekonomi Asia pada akhir dekade itu. Indonesia baru kembali menjadi tuan rumah ajang balap tingkat dunia lebih dari dua dekade kemudian melalui seri MotoGP di Mandalika pada tahun 2022.
Peristiwa 7 April 1996 tetap diingat sebagai tonggak sejarah besar bagi olahraga otomotif di Indonesia, di mana tanah air menjadi arena balap motor dunia untuk pertama kalinya, mengukir nama Indonesia di dunia MotoGP.

