Lima kabupaten/kota di Maluku Utara masuk zona hijau COVID-19

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Maluku Utara (Malut) menyatakan dari 10 kabupaten/kota, lima daerah masuk zona hijau, yakni Pulau Taliabu, Kepulauan Sula, Halmahera Timur, Kota Ternate dan Tidore Kepulauan.

Update: 2021-12-07 16:57 GMT
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Maluku Utara (Malut) menyatakan dari 10 kabupaten/kota, lima daerah masuk zona hijau, yakni Pulau Taliabu, Kepulauan Sula, Halmahera Timur, Kota Ternate dan Tidore Kepulauan.

Koordinator Bidang Data dan Informasi Teknologi Satgas Penanganan COVID-19 Malut, dr Rosita Alkatiri di Ternate, Selasa, menyatakan sedangkan untuk lima kabupaten/kota lainnya masih berstatus zona kuning, di antaranya Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Pulau Morotai, Halmahera Selatan dan Halmahera Utara.

"Kami juga mencatat, hingga hari ini, ada tujuh kabupaten/kota di Malut tercatat nol kasus aktif COVID-19 di antaranya Kepulauan Sula, Halmahera Timur, Pulau Morotai, Pulau Taliabu, Kota Ternate, Tidore Kepulauan dan Halmahera Tengah," kata dr Rosita.

Sedangkan, tiga kabupaten di Malut masih memiliki pasien aktif COVID-19 di antaranya Halmahera Barat tercatat tujuh kasus aktif, menjalani perawatan di RSU 4 orang dan 3 orang menjalani isolasi mandiri.

Untuk Halmahera Selatan empat kasus aktif, di mana empat orang menjalani isolasi mandiri serta satu pasien kasus aktif COVID-19 di Kabupaten Halmahera Utara tengah menjalani perawatan di RSU Tobelo.

Rosita menambahkan hingga hari ini, secara keseluruhan kasus aktif COVID-19 di Malut berjumlah 12 orang, 5 orang menjalani perawatan di RSU dan 7 orang menjalani isolasi mandiri.

"Selain itu, berdasarkan laporan harian Dinas Kesehatan Malut untuk jumlah keseluruhan untuk jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 per 7 Desember 2021 sebanyak 12.101 orang, kasus sembuh 11.786 orang, meninggal dunia 303 orang.

Sedangkan, untuk hasil rekapitulasi pelaksanaan vaksin COVID-19 di 182 fasilitas kesehatan untuk SDM kesehatan tahap I sebanyak 12.904 orang, lansia 15.850 orang dan pelayanan publik dan masyarakat umum mengalami peningkatan secara signifikan yakni 255.087 orang atau 41,8 persen, sasaran remaja usia 12 hingga 17 tahun telah mencapai 59.006 orang atau 40,5 persen.

Tags:    

Similar News