Pasca aturan pelonggaran pemakaian masker, penjualan masker turun
Presiden RI Jokowi Widodo baru saja mengumumkan pelonggaran aturan memakai masker di luar dan di dalam ruangan. Pasca diumumkannya aturan tersebut, membuat penjualan masker di Salatiga, Jawa Tengah jadi turun.
Elshinta.com - Presiden RI Jokowi Widodo baru saja mengumumkan pelonggaran aturan memakai masker di luar dan di dalam ruangan. Pasca diumumkannya aturan tersebut, membuat penjualan masker di Salatiga, Jawa Tengah jadi turun.
Bayu pedagang masker di Jalan Pattimura Salatiga mengaku mengalami penurunan penjualan masker.
"Setelah ada pengumuman pelonggaran pemakaian masker jualan masker jadi turun," akunya, Rabu (18/5).
Bayu mengaku ia berjualan masker di pinggir jalan sudah sejak enam bulan.
“Saya berjualan masker sampai sekarang ini sudah enam bulan,” kata Bayu kepada Kontributor Elshinta, Pranoto.
Adapun waktu berjualan masker dari pagi sampai malam hari.
“Kalau saya jualannya dari pukul 07.30 sampai 20.00 WIB. Sebelum menjual masker saya jualan kuliner dulu, tapi semenjak minyak mahal dan langka saya beralih ke masker,” paparnya.
Menurutnya, sejak ditetapkan aturan pelonggaran masker, penjualan masker yang ia geluti langsung menurun.
“Sejak tadi malam sampai sore ini pembeli masker langsung merosot drastis. Merosotnya banyak sekali sampai 70 persen penurunannya,” tambahnya.
Sebelum adanya aturan tersebut, Bayu dapat menjual masker sebanyak delapan lusin dalam berbagai jenis.
“Sekarang mau jual masker satu lusin saja sulit dalam sehari. Sekarang saya jual masker yang biasanya Rp. 20 ribu satu dus turun jadi Rp.15 ribu dan harga Rp. 15 ribu saya jual Rp. 12 ribu penting cepat laku," ungkapnya.