Geger, anak di Majalengka dikhitan misterius
Warga Desa Pagandon, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat geger. Pasalnya, seorang anak mengalami kejadian misterius setelah buang pipis di lokasi sekitar pasar malam di wilayah Kadipaten didapati sang anak dalam kondisi sudah disunat, padahal diketahui bahwa si anak belum disunat.
Elshinta.com - Warga Desa Pagandon, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat geger. Pasalnya, seorang anak mengalami kejadian misterius setelah buang pipis di lokasi sekitar pasar malam di wilayah Kadipaten didapati sang anak dalam kondisi sudah disunat, padahal diketahui bahwa si anak belum disunat.
Adalah Fathir Arvi Maulana (6) warga Blok Cimoyan Desa Pagandon, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka Jawa Barat, membuat heran dan geger warga setelah diketahui anak pasangan dari Asep Hendra (43) dan Dede Sumiati (41) ini tiba-tiba diketahui sudah dalam kondisi disunat.
Diceritakan Asep sang Ayah, awalnya, malam Kamis lalu saat ia dan sang istri berjualan (jualan es dan jalakotek) di lokasi pasar malam, sekitar pukul 20.00 WIB anak bungsunya kebelet pipis dan diantar oleh ibunya ke sebuah gang dekat sekolah SD.
"Saat akan pipis, si anak ditunggu agak jauh sama ibunya. Setelah pipis dia masih pegang terus celananya seperti tidak nyaman, bahkan dikiranya dia ngompol. Pas dilihat ternyata kemaluannya sudah berubah bentuknya seperti sudah disunat," papar Asep kepada media, Senin (20/6).
Asep mengatakan saat pulang ke rumah, malamnya terasa berbeda menurutnya dia seperti panas dingin. Meski begitu ia mengaku tetap tenang dan menganggap suatu keajaiban saja, terlebih anak bungsunya tidak mengeluh atau menangis setelah kejadian tersebut.
"Tidak ada tanda-tanda habis disunat, tidak ada darah atau apa, bahkan kelihatannya seperti sudah disunat 2 minggu atau 1 bulan," ungkapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Senin (20/6).
Selang satu hari kata Asep, akhirnya ia mengundang mantri sunat untuk memeriksa kondisi anaknya, namun setelah diperiksa kata Asep, kondisi anaknya kata mantri sunat benar-benar telah disunat.
"Kata mantri sunat, anak saya memang benar telah disunat dan kondisinya bagus," tandasnya.
Karena kondisi Fathir tetap aktif, ceria dan dalam kondisi sehat, Asep mengaku akan melakukan syukuran karena anaknya telah dikhitan. "Meskipun misterius dan tiba-tiba sudah disunat, saya dan keluarga tetap akan melakukan syukuran kalau tidak ada kendala pekan depan," ujarnya.
Sementara, Dede Sumiati ibu dari Fathir mengaku saat mengantar anaknya pipis, ia menunggu agak jauh, Karena ga mau ditunggui deket-deket, namun ia heran karen Fathir terus memegang celana dan ia sempat mengira anaknya ngompol.
"Karena dia pegang celana terus, akhirnya saya buka, dana saya terkejut lihat kemaluannya sudah berubah seperti sudah disunat, dan waktu pertama saya lihat warnanya seperti geuneuk (lebam) seperti biru leunca," urainya.
Anehnya kejadian yang dialami Fathir, menurut Kepala Desa Pagandon Nana Suharna peristiwa tersebut di luar nalar sebagai manusia, karena logikanya menurut dia, kalau orang baru disunat harus ada bekas darah, atau si anak nangis, Sementara yang terjadi justru sebaliknya kondisi anak tetap lincah, bahkan tidak terlihat tanda-habis disunat.
"Iya, ini bisa dikatakan diluar nalar. Apalagi kalau melihat langsung, memang kondisinya bagus, seperti sudah lama disunat," katanya.