Peringati HUT ke-51, MABMI diharap bisa sinergi dengan suku-suku lain di Indonesia
Pengurus Daerah Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) Kota Medan, Sumatera Utara menyelenggarakan hari jadi atau milad ke-51 MABMI, dalam suatu acara sederhana di Istana Maimoon Medan, Jumat (8/7) siang.
Elshinta.com - Pengurus Daerah Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) Kota Medan, Sumatera Utara menyelenggarakan hari jadi atau milad ke-51 MABMI, dalam suatu acara sederhana di Istana Maimoon Medan, Jumat (8/7) siang.
Ketua Umum Pengurus Besar MABMI Dato' Seri H Syamsul Arifin dan Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman hadir dengan busana Melayu Teluk Belanga. Begitu pula seluruh unsur pengurus PB maupun PW dan PD MABMI.
Dato' Sero H Syamsul Arifin dalam kesempatan tersebut berharap usia 51 MABMI sudah cukup dewasa dalam mewarnai kehidupan di tengah-tengah masyarakat.
Selain itu dikatakannya, MABMI harus bersinergi dengan suku-suku yang lain tanpa menghilangkan kehormatan daerah tempatan setempat. Karena itu, MABMI bersinergi dan mendukung program Gubernur Sumut dan Wali Kota Medan, dengan berbagai programnya yakni menegakkan budaya dan akhlak.
"Manusia tanpa budaya, tidak berakhlak," ujar Syamsul seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Diurnawan, Sabtu (9/7).
Sementara itu, Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman mengapresiasi keberadaan MABMI di Kota Medan yang sudah berusia 51 tahun dan berharap antara Pemko Medan dan MABMI Kota Medan saling bersinergi, utamanya ada program keumatan Pemko Medan bisa disyiarkan MABMI melalui struktur organisasi di tingkat kecamatan dan kelurahan di kota Medan.
"Pesan Pak Bobby Nasution, MABMI bisa menyampaikan kepada jajaran pengurus dan anggotanya tentang berbagai program keumatan Pemko Medan agar bisa sukses dan lebih baik ke depan, sehingga serapan anggaran Pemko Medan, berjalan dengan baik," pungkas Aulia.