Empat kawanan begal, tiga diantaranya pelajar ditangkap Polres Boyolali
Polres Boyolali, JawaTengah menangkap komplotan begal berjumlah empat orang yang nekad merampok atau mencuri dengan kekerasan. Selain melukai korbannya, pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel milik korban.
Elshinta.com - Polres Boyolali, JawaTengah menangkap komplotan begal berjumlah empat orang yang nekad merampok atau mencuri dengan kekerasan. Selain melukai korbannya, pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel milik korban.
Diungkapkan Kapolres Boyolali, Jawa Tengah, AKBP Asep Mauludin, melalui Kasi Humas, AKP Dalmadi, tim Resmob Polres Boyolali berhasil menangkap kawanan begal tersebut pada Jumat (22/7) dini hari. Dari ke empat tersangka, tiga di antaranya berstatus pelajar. Tersangka masing-masing berinisial AL (22), warga Teras, Boyolali, RF (14) warga Kaliwungu, Kabupaten Semarang, SS (14), warga sawit Boyolali dan FH (15), warga Kabupaten Boyolali.
"Kejadian ini terjadi pada 8 Juli. Dalam aksinya, empat pelaku mengeroyok dan melukai korban dengan tongkat besi. Awalnya korban bernama ND (20) warga Grogol, Kabupaten Sukoharjo, hendak bertemu dengan teman perempuan yang dikenal melalui facebook, sekitar pukul 21.00. Namun sesampai di tempat kencan, yakni di Tugu Kartosuro, belum sempat teman perempuan tersebut tiba di lokasi, tiba-tiba empat pelaku tiba di lokasi dengan mengendarai dua motor. Pelaku langsung menarik baju korban,dengan mengancam menggunakan tongkat besi," kata Dalmadi seperti dilaporkan Kontributor Elshinta Sarwoto, Sabtu (23/7).
Lebih lanjut AKP Dalmadi mengatakan, keempat pelaku langsung memboncengkan korban menuju TKP di jalan persawahan, Dusun Jetak, Desa Jembungan, Banyudono pada pukul 22.00. Dan terjadilah perampokan. Karena terdesak, korban lari ke persawahan. Atas peristiwa yang menimpanya, korban langsung lapor ke Polsek Banyudono, hingga dilakukan penangkapan terhadap para pelaku.
Dari penangkapan kepada para pelaku ini, petugas juga mengamankan barang bukti. Pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.