Kabupaten Magelang dapat bantuan Rp 73 milyar untuk pengembangan padi organik
Elshinta.com, Produk pertanian organik Kabupaten Magelang, Jawa Tengah sampai saat ini sudah diterima di pasar domestik maupun internasional.
Elshinta.com - Produk pertanian organik Kabupaten Magelang, Jawa Tengah sampai saat ini sudah diterima di pasar domestik maupun internasional. Untuk pertanian organik saat ini luasnya mencapai 1.200 hektar. Dari luasan ini, mampu memroduksi beras organik sebesar 7.00 ton/tahun.
"Alhamdullilah, produk berasorganik Kabupaten Magelang sudah dipasarkan di seluruh kawasan negri ini, baik pulau sumatra, Jawa, Bali, kalimantan maupun Sulawesi, bahkan sudah eksport meski belum bisa dilaksanakan sendiri" ujar Bupati Magelang Zainal Arifin dalam sambutan tertulis yang disampaikan Assisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Kabupaten magelang, Iwan Sutiarso, saat menerima kunjungan The Live And Livehood (LLF) bersama Islam Development Bank (LsDB), di Pendopo Kota Mungkid seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Rabu (1/3).
Iwan menambahkan, tahun 2021-2024, Kabupaten Magelang mendapatkan bantuan untuk pengembangan padi organik di dataran tinggi seluas 2.000 hektar melaluikegiatanUpland dari Kementeian Pertanian yang bersumber dari Loan LsDB dan IFD (International Fund For Agricultural Development), dengan total anggaran Rp 73 milyar lebih.
Kegiatan Upland dilaksanakan di tiga kawasan masing-masing Sawangan, Grabag dan Bandongan. Kegiatan itu berupa pengembangan dan rehabilitasi infrastruktur pertanian, pengembangan budidaya pertanian padi organik dan bantuan alat mesin pertanian, alat transportasi, gedung dan pinjaman lunak.
Manager Pengelola Project Upland pada Kementrian Pertanian, Faraka Sari menjelaskan, kedatangan rombongan ke Kabupaten Magelang untuk melihatlangsung ke lapangan kegiatan project Upland yang sudha dilaksanakan sejak tahun 2021 atau sejak penandatanganan perjanjian hibah.
"Kabupaten Magelang perlu berbangga karena telah terpilih menjadi showcase project Upland dimana pelaksanaannya cukup sukses," ujarnya.
Ia mengaku bangga karena banyak petani muda di Kabupaten Magelang yang bergerak dibidang pertanian organik.
Ia juga menyampaikan kepadapara delegasi, bahwa korporasi petani di Kabupaten Magelang sudah mulai terlihat. Akses pasarnya juga terlihat saat kelompok tani sudah dapat menjual hasil produksinya.
Sedangkan Deputi Director Urusan Timur Tengah dan Asia Timur Bill Gates Foundtaion, James Carty menyampaikan, bahwa di tengah masalah ketaanan pangan seluruh dunia, ia bangga dapat membantu pemerintah Indonesia di bawah Kementan untuk memberikan bantuan di bidang pertanian dan agriculture.
Pihaknya juga bangga dapat memberikan dukungan pada petani kecil, perempuan dan pemuda agar lebih sejahtera dan mencapai kemkmuran.