Tangkal radikalisme di kalangan santri, Pemkab Kudus gencarkan ideologi Pancasila
Radikalisme dan juga terorisme merupakan suatu paham yang sangat berbahaya keberadaannya bagi keutuhan bangsa dan negara.
Elshinta.com - Radikalisme dan juga terorisme merupakan suatu paham yang sangat berbahaya keberadaannya bagi keutuhan bangsa dan negara. Oleh karena itu, keberadaan paham tersebut tidak cocok berkembang di Indonesia. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kudus menyelenggarakan kegiatan Optimalisasi Peran Masyarakat Dalam Deteksi Dini dan Antisipasi Gangguan Keamanan Terhadap Kelompok Radikal di Pendapa Kudus, Rabu (25/10).
Kegiatan tersebut di buka oleh Penjabat (Pj) Bupati Kudus Bergas C. Penanggungan. Turut hadir, Ustaz Imron Baihaqi atau Abu Tholut (eks napiter) sebagai narasumber, Kapolsek Kota, Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kudus, santri perwakilan FKPP.
Saat ini para santri telah memiliki latar belakang yang bagus dalam kehidupan bermasyarakat. Tinggal bagaimana para pengasuhnya dapat menanamkan sebuah pedoman (Ideologi Pancasila) sehingga para generasi penerus bangsa tidak terbawa arus paham radikalisme dan terorisme.
"Makanya kenapa saya lebih gencar bicara urusan Ideologi Pancasila. Dengan demikian, pemikiran jahat akan hilang," ujar Bergas seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Kamis (26/10).
Ia menaruh harapan besar pada para santri di Kabupaten Kudus untuk dapat menjadi agen-agen dalam upaya menyebarkan sikap toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Menurutnya, dengan hal itu telah terbukti ampuh dalam menangkal paham-paham radikalisme maupun terorisme.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kudus, Muhammad Fitriyanto mengatakan kegiatan tersebut diikuti oleh sebanyak 80 orang perwakilan santri yang tergabung dalam FKPP Kudus.
"Ada sebanyak 80 orang santri yang menghadiri kegiatan ini. Kami ingin mereka dapat menjadi agen perubahan di lingkungan ponpes maupun di masyarakat," katanya.
Dalam kesempatan itu juga, pihak pemkab meminta untuk turut menyukseskan pemilu 2024. "Tahun depan akan terselenggara pemilu serentak, kami berpesan para santri dapat turut serta mensukseskan gelaran pemilu serta ikut andil menjaga kondusifitas wilayah," pesannya.