Geger! Temuan bayi di lokasi wisata Cimory, Semarang

Pengunjung tempat wisata Cimory, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah dikejutkan dengan penemuan mayat bayi yang dibuang ke sungai, Kamis (28/12). \\r\\n\\r\\n

Update: 2023-12-28 22:37 GMT
Sumber foto: Pranoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Pengunjung tempat wisata Cimory, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah dikejutkan dengan   penemuan mayat bayi yang dibuang ke sungai, Kamis (28/12/2023). 

Kejadian yang menggemparkan itu diketahui sekitar pukul 08.00 WIB. Saksi pertama kali adalah salah satu pengunjung bernama Adi (45) asal Cengkareng, Jakarta Barat. 

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra melalui Kapolsek Bergas AKP Wahyono menuturkan,  bahwa pihak Polsek Bergas mendapat laporan pertama kali dari Management lokasi wisata Cimory yang berada di Jl. Soekarno-Hatta KM. 30 Jatijajar Kecamatan Bergas. 

"Kami mendapat laporan dari managemen Cimory, bahwa ada seorang pengunjung dari Jakarta bernama  Ignatius Adi Nugraha (45) yang sedang berkunjung ke Cimory, melihat sesosok jenazah bayi di atas batu sungai yang berada di lingkungan lokasi wisata Cimory Kecamatan  Bergas," ungkapnya. 

Selanjutnya Kapolsek  menjelaskan, setelah personel Polsek Bergas mendatangi lokasi kejadian, diperoleh keterangan dari Security Cimory Iwan Setiadi (41),  bahwa setelah mendapat laporan, pihak Security memastikan ke lokasi penemuan. 

"Pak Iwan yang mendapat laporan dari pengunjung bernama Pak Adi, memastikan apakah yang dilihatnya apakah boneka atau seorang bayi. Setelah dipastikan bahwa itu seorang bayi, Security Cimory tersebut melaporkan ke pihak managemen dan melaporkan ke Polsek Bergas," jelasnya kembali. 

Mobil unit Inafis Polres Semarang yang datang ke lokasi, langsung memasang pita garis Polisi untuk dilakukan olah TKP. Dan hal ini cukup menyita perhatian dari pengunjung Cimory yang mulai ramai. 

Lebih lanjut Kapolsek kembali menyampaikan bahwa, hasil pemeriksaan awal dari pihak medis Puskesmas Bergas mendapatkan keterangan jenazah bayi yang ditemukan berjenis kelamin perempuan. 

"Dari pemeriksaan awal dari dr. Yudha dari Puskesmas Bergas diperoleh hasil awal bahwa, bayi berjenis kelamin perempuan, panjang 54 cm, diperkirakan bayi berumur kurang dari 1 hari dengan masih menempelnya tali pusar di tubuh bayi, dan diduga bayi meninggal disebabkan karena terbentur," imbuh Kapolsek seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Kamis (28/12). 

Kapolsek juga menghimbau kepada masyarakat Kecamatan Bergas dan sekitarnya apabila ada informasi terkait kejadian ini, dapat menginfokan ke pihak Polsek Bergas. 

Kejadian ini sudah dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Bergas dengan di Back Up oleh Sat Reskrim Polres Semarang, dan untuk mayat bayi sudah dibawa ke RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran.

Tags:    

Similar News