PLN gratiskan tambah daya listrik untuk masjid dan musala
Selama bulan Ramadan 1445 H/2024 M, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero menggratiskan biaya tambahan daya listrik untuk 500 masjid dan musala di DKI Jakarta.
Elshinta.com - Selama bulan Ramadan 1445 H/2024 M, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero menggratiskan biaya tambahan daya listrik untuk 500 masjid dan musala di DKI Jakarta.
Penambahan daya listrik tempat ibadah itu merupakan program PLN UID Jakarta Raya bertajuk "Ramadhan Terang", yang dananya bersumber dari karyawan PLN.
"Jadi, para karyawan selama bulan Ramadan menyisihkan sebagian dari pendapatannya untuk membantu masyarakat atau masjid-masjid yang memerlukan penambahan daya listrik," kata General Manager PLN UID Jakarta Raya, Lasiran kepada Elshinta usai memberikan tambahan daya listrik gratis untuk Masjid Miftahul Jannah, di Jalan Cipinang Cempedak V, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (14/3).
Lansiran menerangkan, tambahan daya listrik diberikan ke masjid dan musala mengingat aktivitas di tempat ibadah tersebut selama bulan Ramadan dan Idul Fitri dalam penggunaan listrik terbilang tinggi.
"Nah, salah satu tujuan kami adalah membuat masyarakat Jakarta, dapat beribadah secara nyaman baik listriknya, terangnya barangkali bila mau menyalahkan AC, ' jelasnya.
Lebih lanjut Lansiran mengatakan, pemberian tambahan daya gratis tidak hanya untuk masjid dan musala saja, namun juga diperuntukan untuk pondok pesantren (Ponpes) yang memerlukan tambahan daya listrik.
"Namun dayanya kita batasi hingga 5.500 Volt Ampere (VA),' terangnya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Heru Lianto, Sabtu (16/3).
Sementara, kata dia, saat ini pihaknya baru menerima 237 masjid dan musala yang telah mendaftar. Dan pihaknya pun masih terus membuka diri hingga mencapai target yang diinginkan.
'Ini (pendaftaran) terus bakal kami lakukan secara bertahap, sehingga target kami sebanyak 500 masjid dan musala dapat tercapai,' katanya optimis.
Menurutnya, tak ada syarat khusus bagi masjid dan musala yang ingin mendapatkan tambahan daya listrik gratis tersebut. Pasalnya, para pengurus masjid atau musala hanya mendaftarkan ke PLN terdekat atau melalui Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta.
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta KH. Makmun AL Ayubi mengapresiasi program "Ramadhan Terang' yang diinisiasi PLN UID Jakarta Raya, itu dalam memberikan kenyamanan kepada jamaah masjid dan musala.
"Penambahan daya listrik ini sangat dibutuhkan bagi DKM di masjid dan mushala dalam memberikan kenyamanan jamaah saat Ramadan, khususnya untuk melaksanakan salat fardu, salat tarawih, tadarus dan lain sebagainya,' ucapnya.
Dikatakan Makmun, dalam pengajuan penambahan daya listrik gratis itu ke PLN, pihaknya tidak menemukan kesulitan apapun. Karena cukup memberikan nomor ID pelanggan PLN.
'Hanya tinggal menginformasikan ke PLN nomor ID Pelanggan. Hanya itu saja. Tanpa mengurus yang lain-lain. Jadi, memang cara cepat, mudah dan tidak dikenakan biaya," pungkasnya.