Ayep Zaki akan terapkan konsep budidaya Pajale di Sukabumi, Jawa Barat
Budidaya padi, jagung dan kedelai (Pajale) Untuk Ketahanan Pangan Nasional Pertanian merupakan sektor vital bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia.
Elshinta.com - Budidaya padi, jagung dan kedelai (Pajale) Untuk Ketahanan Pangan Nasional Pertanian merupakan sektor vital bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia.
Namun, tantangan seperti perubahan iklim, fluktuasi harga, dan keterbatasan lahan menjadi hambatan dalam mencapai ketahanan pangan nasional.
Di tengah kompleksitas tersebut, budidaya padi, Pajale muncul sebagai solusi potensial untuk meningkatkan produksi pangan dalam negeri.
Hal Itu disampaikan calon wakil Bupati Sukabumi, Ayep Zaki SE.MM tentang konsep budidaya padi, jagung, kedelai (pajale).
"Pertanian sangat dibutuhkan bukan hanya oleh stabilisasi pangan nasional, tapi juga dibutuhkan para petani, pelaku itu sendiri, karena sekian persen masyarakat Indonesia hidup di pertanian sehingga kita fokus di pertanian. Pertama untuk membantu pemerintah dalam hal stabilisasi pangan. Yang kedua adalah bagaimana meningkatkan pendapatan para petani. Konsepnya adalah bagaimana produktivitas dan kualitas. Produktivitas maksudnya adalah menguntungkan petani. Petani tidak boleh bercocok tanam hasilnya produktivitasnya di bawah standar. Contoh panen padi sekitar 7 sampai 8 ton per hektar. Petani bisa untung," ucap Ayep Zaki.
Terang Ayep Zaki yang juga pelaku budidaya pajale ini, ketahanan pangan nasional merupakan upaya untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup, aman, bergizi, dan terjangkau bagi seluruh penduduk.
"Hal ini menjadi penting karena pangan merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat ditawar dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi suatu negara. Ketahanan Pangan ini menjadi sangat penting untuk menjawab tantangan isu yang kerap muncul seperti ketergantungan pada komoditas tertentu, ketimpangan produksi, keterbatasan lahan pertanian, kerentanan terhadap perubahan iklim, keseimbangan gizi, peningkatan kesejahteraan petani, dan peran strategis padi, jagung, dan kedelai yang merupakan tanaman pangan yang sangat krusial," kilahnya.
Jelas Ayep Zaki lagi yang akan menerapkan konsepnya jika dirinya terpilih sebagai Wakil Bupati Sukabumi, Jawa Barat ini, dalam budidaya Pajale yang harus diperhatikan adalah kualitas. Mengingat pangan sangat penting untuk nutrisi dan protein yang masuk ke dalam tubuh.
"Maka kualitas harus terjaga. Sehingga penggunaan obat obatan harus diminimalis. Kemudian juga dengan kualitas, produk Indonesia agar bisa diterima di berbagai negara, karena negara kita negara agraris. Hanya saja yang saya kerjakan masih kecil, kita belum di-endorce pemerintah. Kita masih jalan sendiri. Tapi di kedelai kita bersama sama pemerintah," terangnya.
Jelasnya lagi, unsur-unsur makanan untuk tanaman ini harus diperhatikan. "Sebagai contoh untuk padi,harus memenuhi unsur Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), Sulfur (S), dan mikroelemen seperti Fe, Mn, Cu, Zn, B, Mo. Untuk Jagung dan kedelai pun tidak jauh berbeda," terangnya.
Budidaya padi, jagung, kedelai (pajale) menjadi strategi yang efektif dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
"Dengan mengintegrasikan ketiga tanaman tersebut, bukan hanya produktivitas pertanian yang meningkat, tetapi juga keberlanjutan sistem pangan dan kesejahteraan petani terjamin. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, petani, dan pemangku kepentingan lainnya untuk terus mengembangkan dan mendorong penerapan budidaya Pajale guna mencapai ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan dan inklusif," tuntas Ayep Zaki. (Dd)