Dongkrak dosen yang potensial dan profesional, Majalengka bentuk forum dosen

Kabupaten Majalengka kini telah memiliki Forum Komunikasi Dosen (FKD). Hadirnya FKD karena di kota berjuluk Kota Angin ini memiliki sekitar 300 Dosen yang menyebar di sejumlah kampus.

Update: 2024-05-07 15:51 GMT
Sumber foto: Enok Carsinah/elshinta.com.

Elshinta.com - Kabupaten Majalengka kini telah memiliki Forum Komunikasi Dosen (FKD). Hadirnya FKD karena di kota berjuluk Kota Angin ini memiliki sekitar 300 Dosen yang menyebar di sejumlah kampus.

Salah satu akan pentingnya FKD adalah untuk mendongkrak dosen yang potensial dan profesional di wilayah Kabupaten Majalengka.

Demikian seperti dikatakan Dewan Penasehat FKD Jawa Barat, Dr. Sudibyo BO, usai pelantikan pengurus DPD Forum Komunikasi Dosen (FKD) Majalengka bertempat di Kampus Institut Budi Utomo Nasional (Instbunas), Senin, (7/5).

'Saya mengajak untuk bersama-sama mengkoordinir Dosen Kabupaten Majalengka untuk maju bersama dengan FKD," ungkap Sudibyo yang juga merupakan tim formatur dalam pembentukan pengurus DPD Forum Komunikasi Dosen (FKD) Majalengka tersebut.

Sudibyo juga mengatakan,  pelantikan DPD FKD Kabupaten Majalengka yang dihadiri Dewan Pengawas FKD DPW Jawa Barat Prof. Nia Rohayati, didampingi Ketua Umum DPP FKD Indonesia Raden Minda Kusumah, juga dibentuk dengan beberapa perguruan tinggi lain di Kabupaten Majalengka seperti YPIB, UNMA, YASIKA, STAI PUI Majalengka dan Politeknik Mardira.

"Ada sebanyak 38 orang Pengurus dari berbagai Perguruan Tinggi di Kabupaten Majalengka di DPD FKD Kabupaten Majalengka," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Selasa (7/5).

Sudibyo berharap dengan hadirnya forum komunikasi dosen ini, dosen-dosen di Majalengka bisa menjadi lebih baik dan bisa meningkatkan kampus yang ada di wilayah Kabupaten Majalengka melalui Forum Komunikasi Dosen. 

Disamping itu, kata Sudibyo, upaya dari Dewan Penasehat Jawa Barat adalah untuk meningkatkan proses input dan output dosen maupun mahasiswa 

"Maka dari itu forum ini juga bertujuan untuk mendongkrak dosen yang potensial dan profesional karena tanpa adanya dosen yang potensial dan profesional tidak akan mungkin ada mahasiswa yang berkualitas," papar Sudibyo yang juga Rektor Instbunas Majalengka.

Tags:    

Similar News