Korban jiwa bencana banjir lahar dingin Gunung Marapi bertambah jadi 37 orang

Korban jiwa dalam bencana banjir lahar dingin Gunung Marapi Sumatera Barat terus bertambah. Kepala Kantor SAR Padang Abdul Muluk mengungkap hingga Senin pagi (13/5) tim sar gabungan telah menemukan 37 jenazah, sementara  17 orang masih dalam pencarian. Tim sar kesulitan mencari korban di daerah perairan karena sungai Batang Anai dari Gunung Marapi mengalir sampai ke Kab Padang Pariaman. 

Update: 2024-05-13 19:57 GMT
Gub Sumbar Mahyeldi Ansharullah, S.P menggelar rapat penanganan bencana banjir lahar Gunung Marapi dihadiri Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati. Sumber foto: Musthafa/elshinta.com.

Elshinta.com - Korban jiwa dalam bencana banjir lahar dingin Gunung Marapi Sumatera Barat terus bertambah. Kepala Kantor SAR Padang Abdul Muluk mengungkap hingga Senin pagi (13/5) tim sar gabungan telah menemukan 37 jenazah, sementara  17 orang masih dalam pencarian. Tim sar kesulitan mencari korban di daerah perairan karena sungai Batang Anai dari Gunung Marapi mengalir sampai ke Kab Padang Pariaman. 

"Kami baru mendapat informasi mengenai aliran sungai Gunung Marapi sampai ke Kab Padang Pariaman, kami terjunkan  3 regu Landing Craft Rubber (LCR) untuk membagi area penyisiran sepanjang 47  km arah sungai, karena kita temukan korban di area tsb," ungkap Ka Kantor SAR Abdul Muluk dalam wawancara di Radio Elshinta.

Abdul Muluk menjelaskan bencana banjir lahar dingin ini adalah yang terbesar dibanding sebelumnya. Menurutnya banjir lahar dingin selain berasal dari Gunung Marapi juga berasal dari Gunung Singgalang yang loksinya bersebelahan. Aliran lahar dingin melebar keluar jalur dari pemetaan sementara banyak warga tinggal di sekitar aliran sungai radius 6 km.

"Korban banyak ditemukan di aliran sungai dan di hamparan rumah karena terbawa arus banjir lahar dingin. Alat berat dan pompa air dikerahkan untuk pencarian korban yang ada di bangunan atau rumah," ucap Abdul Muluk. 

Abdul Muluk menjelaskan proses pencarian korban akan dilakukan selama 7 hari kedepan selama masa tanggap darurat yang diberlakukan hingga tanggal 20 Mei. Tim sar gabungan akan fokus pencarian 17 korban hilang di Kab Tanah Datar (14 orang) dan Kab Agam (3 orang).  

Bencana banjir lahar dingin Gunung Marapi menerjang 3 wilayah di Kab Agam dan Kab Tanah Datar dan Kab Padang Panjang Sumatera Barat pada Sabtu malam (11/5/2024). Banjir bandang merusak infrakstrur jalan, bangunan dan rumah warga, beberapa truk terseret diterjang banjir. Banjir lahar dingin memutus akses jalan dari Padang - Bukit Tinggi dan sekitarnya melalui Padang Panjang. Warga diarahkan melalui jalan Pariaman untuk menuju Bukit Tinggi. Pemerintah setempat telah membangun sejumlah posko di beberapa titik untuk menangani ratusan warga pengungsi. (NaK)

Tags:    

Similar News