Berdayakan mustahik, BAZNAS RI luncurkan Program Balai Ternak Domba di Magelang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan Program Balai Ternak Domba milik kelompok ternak binaan Berkah Barokah Farm di Desa Tanjung, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. Peluncuran itu sebagai upaya memberdayakan mustahik dan mengembangkan ekonomi lokal.
Elshinta.com - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan Program Balai Ternak Domba milik kelompok ternak binaan Berkah Barokah Farm di Desa Tanjung, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. Peluncuran itu sebagai upaya memberdayakan mustahik dan mengembangkan ekonomi lokal.
Balai Ternak merupakan program pemberdayaan ekonomi mustahik dalam sektor peternakan. Balai Ternak ini memadukan konsep perbibitan ternak dan penggemukan ternak dengan pemberdayaan masyarakat khususnya petani dan peternak kecil.
"Kita ingin memberdayakan sekaligus memberi kesejahteraan kepada masyarakat melalui Balai Ternak Domba ini," ujar Ketua BAZNAS RI Noor Achmad, di sela-sela peluncuran, Minggu (12/5/2024) sore).
Hadir dalam kegiatan ini, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, Ketua BAZNAS Jawa Tengah KH. Ahmad Daroji, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Magelang KH. M Kholid As'adi, Pj. Bupati Magelang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan Sosial dan SDM H. Azis Amin Mujahidin,
Noor Achmad berharap, Balai ternak ini juga bisa membawa keberkahan sesuai dengan namanya "Berkah Barokah Farm". "Semoga balai ternak ini membawa keberkahan yang banyak dan mampu memberdayakan mustahik, sesuai dengan arah tujuan BAZNAS RI mengembangkan mustahik menjadi muzaki,” ujar Kiai Noor.
Ia menjelaskan, Balai Ternak Domba di Magelang memakai konsep perbibitan dan penggemukan ternak yang dijalankan dengan tujuan untuk peningkatan populasi dan peningkatan secara ekonomi atau kemandirian peternak mustahik.
Di Balai Ternak Domba di Magelang ini terdapat 151 domba dengan rincian 75 indukan, 75 bakalan jantan, dan 1 pejantan dorper yang dipelihara oleh 15 peternak. Yang istimewa, pejantan di Balai Ternak ini didatangkan langsung dari Australia. Harga pejantan juga tidak main-main, mencapai Rp 45 juta.
Menurut Kiai Noor, pertimbangan pemilihan wilayah di Magelang adalah karena potensi dalam bidang peternakaan ternak kecil domba yang kian menjamur. Hal ini didukung oleh potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan Sosial dan SDM H. Azis Amin Mujahidin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS RI atas kolaborasi peluncuran Balai Ternak di Desa Tanjung, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang.
“Saya atas nama pribadi dan masyarakat Kabupaten Magelang mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS yang telah memilih Kabupaten Magelang sebagai sasaran pengentasan kemiskinan untuk memberdayakan masyarakat,” kata Azis membacakan sambutan Pj. Bupati Magelang.
Menurutnya, program Balai Ternak BAZNAS sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Magelang untuk mencapai kemandirian ekonomi yang sejahtera untuk semua warganya.
“Hadirnya BAZNAS dapat menjadi solusi alternatif dalam upaya menyejahterakan masyarakat melalui zakat sebagai instrumen ekonomi untuk mengatasi segala bentuk kemiskinan dan kesenjangan sosial. Karenanya, kami berharap program Balai Ternak BAZNAS dapat berjalan dengan baik,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Senin (13/5).
Pada kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS Kabupaten Magelang KH. M Kholid As'adi menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua dan Pimpinan BAZNAS karena telah meluncurkan secara resmi Balai Ternak Berkah Barokah Farm di Magelang.
Dia berharap kehadiran Balai Ternak Domba Berkah Barokah Farm bisa bermanfaat bagi peternak maupun masyarakat di Kabupaten Magelang, sehingga bisa menjadi salah satu penunjang meningkatnya kesejahteraan masyarakat.