3 partai politik di Boyolali bentuk koalisi perubahan jelang Pilkada
Tiga partai di Boyolali, Jawa Tengah, yakni Partai Golkar, PKB dan Partai Gerindra bersatu membentuk Koalisi Perubahan Boyolali. Kegiatan dilangsungkan di salah satu restoran terkenal di wilayah Pengging, Kecamatan Banyudono, Boyolali pada Senin (17/6/2024) sore.
Elshinta.com - Tiga partai di Boyolali, Jawa Tengah, yakni Partai Golkar, PKB dan Partai Gerindra bersatu membentuk Koalisi Perubahan Boyolali. Kegiatan dilangsungkan di salah satu restoran terkenal di wilayah Pengging, Kecamatan Banyudono, Boyolali pada Senin (17/6/2024) sore.
Pembentukan Koalisi Perubahan Boyolali tersebut dihadiri perwakilan tiga partai politik, komunitas pendukung perubahan dan simpatisan lain. Dalam acara tersebut dilakukan pemotongan tumpeng dan penandatanganan MOU politik oleh masing-masing ketua partai politik tersebut, disaksikan para sukarelawan.
Acara tersebut diprakarsai Komunitas Bhakti Praja (KBP) Boyolali yang sebagai kumpulan para mantan anggota legislatif di Kabupaten Boyolali.
Amin Wahyudi selalu Koordinator Komunitas Bhakti Praja (KBP) mengatakan, saat ini masyarakat Boyolali sudah mulai menginginkan perubahan.
“Kami mengunjungi beberapa partai dalam waktu satu minggu ini, sehingga terjadi koalisi tiga partai. Meski saya juga tidak memiliki kewenangan, namun kami akan menyampaikan bahwa Boyolali akan ada perubahan dan ini keinginan masyarakat,” kata Amin Wahyudi seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Selasa (18/6).
Sementara itu Ketua DPD Partai Golkar Boyolali Fuadi mengatakan, saat ini sudah sampai waktunya untuk perubahan di Kabupaten Boyolali. Karena, arus perubahan dari tingkat kecamatan sudah mulai bergerak.
“Calonnya siapa saja kita belum tahu, sekarang masih di survei LSI, kemungkinan saya saja tidak masuk juga bisa saja,” ucapnya.
Lebih lanjut Fuadi mengatakan, Koalisi Perubahan ini akan terus dimatangkan, sebab sampai saat ini sudah kehilangan. Satu teman partai. Dalam koalisi ini merubah pemimpin, dimana bupati yang dapat mengambil kebijakan sendiri tanpa ada orang lain.
“Tiga partai ini kita matangkan terus, jangan sampai salah. satu lari. Sebab, kita sudah kehilangan satu teman. Jadi dalam koalisi perubahan ini merubah pemimpin,untuk membawa kedepan Boyolali." pungkas Fuadi.