Server data gangguan, Imigrasi imbau penumpang internasional datang ke bandara lebih awal

Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Silmy Karim menjelaskan adanya gangguan pada server Pusat Data Nasional (PDN) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Update: 2024-06-21 00:05 GMT
Sumber foto: Rama Pamungkas/elshinta.com.

Elshinta.com - Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Silmy Karim menjelaskan adanya gangguan pada server Pusat Data Nasional (PDN) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Gangguan menyebabkan sistem imigrasi layanan keimigrasian pada unit pelaksana teknis (kantor imigrasi, unit layananpaspor, unit kerja keimigrasian) serta tempat pemeriksaan imigrasi pada pelabuhan termasuk di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, terganggu. 

“Kami sedang mengupayakan pemulihan aplikasi dan data dengan memanfaatkan data backup PDN di Batam dan kami upayakan agar layanan bisa pulih sesegera mungkin,” ujar Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim, dalam keterangan tertulis, Kamis (20/06/2024).

Silmy melanjutkan, adapun masyarakat yang berada di bandar udara internasional dan akan melakukan penerbangan tetap akan dilayani petugas imigrasi. Ia mengatakan, meskipun sistem sedang terkendala, Imigrasi tetap memberikan pelayanan seoptimal mungkin agar
penumpang tetap berangkat sesuai jadwal pesawat, begitupun pada saat kedatangan. 

Ia menambahkan, untuk sementara, penumpang pesawat dianjurkan agar datang lebih awal ke bandara, mengantisipasi proses pemeriksaan yang belum dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Sementara itu, kata Silmy, masyarakat yang sudah terjadwal datang ke kantor imigrasi hari ini untuk wawancara dan pengambilan data biometrik paspor tetap dilayani seperti biasa. Namun demikian, permohonan percepatan paspor satu hari jadi belum dapat dilayani dan akan segera beroperasi kembali setelah sistem normal.

“Ditjen Imigrasi akan segera menyampaikan kepada masyarakat apabila sistem PDN Kementerian Kominfo sudah kembali normal dan layanan keimigrasian sudah bisa beroperasi sepenuhnya,” tutup Silmy. (RaP) 

Tags:    

Similar News