Langkat dapat bantuan rehabilitasi 50 unit RTLH dari Pemprov Sumut
Kabupaten Langkat menjadi sasaran rehabilitasi rumah tidak layak huni (RLTH) 'Gerakan bedah rumah serentak se Sumatera Utara'. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Jum'at (5/7).
Elshinta.com - Kabupaten Langkat menjadi sasaran rehabilitasi rumah tidak layak huni (RLTH) 'Gerakan bedah rumah serentak se Sumatera Utara'. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Jum'at (5/7).
Pj Bupati Langkat M. Faisal Hasrimy berterima kasih kepada Pj Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni. “Kami terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ini sangat membantu masyarakat kami, masyarakat Kabupaten Langkat,” katanya.
RTLH merupakan upaya nyata Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk senantiasa meningkatkan kualitas tempat tinggal yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program ini dilaksanakan serentak di seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Utara dan merupakan program Pemerintah Provinsi Sumut melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumatera Utara dengan perbaikan rumah tidak layak huni di kawasan kumuh dengan luas 10-15 meter sebanyak 50 unit dan dilaksanakan serentak di Sumatera Utara.
Kabupaten Langkat sangat memprioritaskan RTLH, selama tiga tahun terakhir hasil kolaborasi ke berbagai pihak sebanyak 2.020 unit berhasil di tangani, dengan rincian dana APBN berjumlah 869 unit. APBD Provisi Sumut sebanyak 43 unit. APBD Langkat sebanyak 1.100 unit dan CSR Pertamina sebanyak 8 unit. Sementara, tahun 2024 sudah dialokasikan untuk penanganan RTLH sebanyak 499 unit. “Kami akan terus berupaya berkoordinasi dengan berbagai pihak agar RTLH di Kabupaten Langkat bisa teratasi,” tegas Hasrimy.
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan pesan kepada penerima renovasi RTLH agar bertanggung jawab menjaga dan merawat rumah yang telah direhabilitasi secara baik sehingga manfaatnya dapat terus menerus dirasakan. Selanjutnya penyerahan secara simbolis bahan material kepada penerima bantuan RTLH sekaligus penyerahan bantuan dari Presiden RI.
Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menyediakan rumah layak huni di Sumatera Utara. Yang merupakan hasil dari kolaborasi seluruh pihak di Sumatera Utara. “Agar masyarakat dapat meningkat kesejahteraannya, SDM dan menjaga kesehatannya," kata Fatoni seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Senin (8/7).
Pj Gubernur Sumut tersebut menargetkan di akhir tahun 2024, harus mencapai lebih dari 5000 renovasi RTLH. Ini bisa terwujud dengan memanfaatkan dana CSR, Dana Desa, Baznas maupun lainnya. “Semoga apa yang kita cita-citakan, rencanakan dan niatkan untuk kesejahteraan masyarakat mendapat kemudahan dan Ridha dari Allah SWT,” ujarnya.