Wujudkan rasa aman, Kapolda Jateng luncurkan Program Poskamling di Kudus
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melakukan kunjungan kerja ke Balai Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.
Elshinta.com - Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melakukan kunjungan kerja ke Balai Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Kunjungan ini bertujuan meluncurkan program unggulan Dit Binmas Polda Jateng berupa peresmian Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling), yang diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat, Selasa (23/7)
Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan pentingnya peran komponen masyarakat dalam menciptakan rasa aman. Meskipun tanggung jawab keamanan secara hukum ada di tangan Polri, namun ia menekankan bahwa upaya pencegahan yang dilakukan oleh Polri bersama masyarakat adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman.
"Rasa aman tidak hanya menjadi tanggung jawab Polri, meskipun dalam Undang-Undang, Polri punya tanggung jawab terkait Harkamtibmas. Namun, Polri masa depan adalah yang fokus pada upaya pencegahan. Pencegahan ini sangat efektif dalam menciptakan suasana Kamtibmas di lingkungan sekitar kita," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Selasa (23/7).
Kapolda mengakui bahwa jumlah Polisi di Jawa Tengah yang hanya sekitar 36 ribu orang untuk melayani hampir 37 juta penduduk, membuat rasio polisi sangat rendah, yaitu 1:1.800. Oleh karena itu, terobosan dari Dit Binmas dalam mewujudkan Pam Swakarsa yang dipimpin oleh tokoh masyarakat dan pemuka masyarakat sangat diperlukan.
"Poskamling yang telah terbentuk hampir 17.967 unit merupakan upaya dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat, Poskamling ini menjadi upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, terutama menjelang gelaran Pilkada. Dalam pelaksanaannya nanti, diharapkan pesta demokrasi dapat berjalan dengan aman " tambah Kapolda.
Kapolda berharap, banyak potensi masyarakat yang dapat membantu Polri dalam upaya pencegahan, karena rasa aman adalah bagian dari tanggung jawab bersama. Dengan melibatkan masyarakat dalam upaya pencegahan, rasa aman dapat terwujud lebih efektif.