Korban letusan Lewotobi dapat bantuan layak Kemensos

Kementerian Sosial RI memastikan para korban letusan Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur mendapatkan bantuan sosial yang layak dan memadai.

Update: 2024-11-05 16:22 GMT
Kemensos mengerahkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk melakukan evakuasi korban dan mendirikan dapur umum usai bencana letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur NTT. Foto: Humas Kemensos

Elshinta.com - Kementerian Sosial RI memastikan para korban letusan Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur mendapatkan bantuan sosial yang layak dan memadai.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan bantuan yang telah didistribusikan sejak kemarin Senin (4/11/2024) dapat dipastikan tepat sasaran kepada para korban yang diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo.

“Bantuan sudah kami distribusikan sejak kemarin. Hari ini Pak Wamen (Wamensos) juga langsung perjalanan ke lokasi untuk memastikan bantuan bagi para korban,” kata Gus Mensos di Jakarta, Selasa (5/11/2024).

Gus Mensos menyebut Kemensos telah mengerahkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang dimiliki Kemensos untuk melakukan evakuasi korban dan mendirikan dapur umum usai bencana letusan Gunung terjadi.

Seperti Kampung Siaga Bencana (KSB) yang dibentuk Kemensos juga telah didirikan, termasuk dapur mandiri untuk membantu para pengungsi.

Sementara itu, tim dari Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos juga telah berada di lapangan untuk melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial dan pemerintah daerah setempat.

Hal ini diterjunkan dengan meliputi evakuasi, asesmen kebutuhan mendesak, serta pendirian dapur umum lapangan untuk mendukung kebutuhan pangan para pengungsi.

Diketahui, pemerintah melalui Kemensos mengirimkan tiga truk bantuan logistik senilai total Rp 1,2 milyar dari Gudang Sentra Effata Kupang.

Adapun bantuan ini meliputi 1.500 paket makanan siap saji, 1.000 paket makanan anak, 400 kasur, 500 selimut, 300 paket family kit, 300 paket kids ware, serta 400 lembar tenda gulung.

Sebanyak 10 unit tenda serbaguna dan 2 unit toilet portabel juga dikirimkan untuk mendukung fasilitas pengungsian.

Selain itu, Kemensos juga akan mendistribusikan 10.000 lembar masker kepada warga terdampak, serta sebanyak 2.500 paket senilai Rp500 juta juga akan dibagikan.

Sementara untuk ahli waris korban meninggal, Kemensos telah menyiapkan santunan sebesar Rp135 juta. Selanjutnya, Kemensos akan memberikan layanan dukungan psikososial (LDP) untuk membantu pemulihan mental para pengungsi.

Sebagaimana diketahui, Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami bencana erupsi besar yang terjadi terjadi pada 3 November 2024 pukul 23.57 WITA. Letusan kali ini mengakibatkan peningkatan status gunung dari Level III (Siaga) ke Level IV (Awas).

Letusan kali ini membuat tujuh desa di Kecamatan Wulanggitang dan satu desa di Kecamatan Ilebura terdampak parah.

Korban jiwa tercatat sebanyak 10 orang, 63 orang mengalami luka-luka, dengan rincian 31 orang mengalami luka berat dan 32 orang mengalami luka ringan.

Sebanyak 2.472 orang mengungsi ke tiga titik pengungsian terpusat, yakni di Desa Konga yang menampung 1.219 orang, Desa Bokang dengan 606 pengungsi, dan Hokeng dengan 647 pengungsi.

Selain pengungsian terpusat, terdapat juga pengungsian mandiri di rumah-rumah warga sekitar, yang jumlahnya masih dalam proses pendataan. (Rir/Ter)

 

 

 

 

 

 

Tags:    

Similar News