Universitas Brawijaya kukuhkan 4 profesor lintas disiplin Ilmu

Empat dosen di Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur dikukuhkan sebagai profesor.

Update: 2024-11-26 23:23 GMT
Sumber foto: A Haris Sugiharto/elshinta.com.

Elshinta.com - Empat dosen di Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur dikukuhkan sebagai profesor. Empat orang profesor lintas keilmuan ini antaa lain, Prof.Dr.Irwan Noor,MA dari Fakultas Ilmu Administrasi (FIA); Prof.Ir .Agus Suharyanto,M.Eng.,PhD dari Fakultas Teknik (FT), Prof.Afifah Kusumadara, SH. LL.M. SJD dari Fakultas Hukum (FH) dan Prof.Dr. Herly Evanuarini, S.Pt.,MP dari Fakultas Peternakan.

Prof.Dr.Irwan Noor,MA dari Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) dalam pidato pengukuhan profesor dalam bidang inovasi pemerintahan lokal dalam rapat senat terbuka menyampaikan tema “Wish Model: Integrasi dan Harmonisasi kearifan lokal serta spiritual untuk inovasi berkelanjutan dalam pemerintahan". 

“Ukurannya satu daerah dengan daerah yang lain adalah Inovasi,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, A Haris Sugiharto, Selasa (26/11).

Hanya saja daerah-daerah yang inovasi berdasarkan penelitian selama 14 tahun ternyata rata-rata para kepala daerah di daerah inovasi berhadapan dengan hukum, tambahnya.

“Dari sinilah ada sebuah kesimpulan kalau kebijakan-kebijakan inovasi lebih banyak mengarah keinginan pemimpin daerah dibandingan masyarakat,” ujarnya. 

Ini membuktikan kalau ini menempatan masyarakakat sebagai subyek bukan sebagai obyek, imbuhnya.

Prof.Ir. Agus Suharyanto,M.Eng.,PhD dalam pidato pengukuhannya sebagai profesor bidang Sumber Daya Air berkelanjutan menyampaikan tema Model Hietograf-Hidrograf Banjir berdasarkan perubahan iklim.

“Banjir merupakan fenomena alam yang terjadi tiap tahun ini dan merugikan,” ujarnya.

Dalam pengukuhannya, profesor bidang sumber daya air berkelanjutan ini menawarkan model hietograf-hidrograf banjir.

“Model ini menggunakan citra satelit pengindraan jarak jauh untuk mengestimasi suhu permukaan lahan (bumi) serta melakukan analisis hidrograf (aliran air permukaan) kaitannya dengan perubahan iklim,” tandasnya.

Prof.Afifah Kusumadara, SH. LL.M. SJD dalam pidato pengukuhannya sebagai profesor bidang Hukum Perdata Internasional menyampaikan tema bertema Model P3P untuk penyelesaian sengketa berdasarkan pilihan pengadilan.

Sedangkan Prof.Dr. Herly Evanuarini,S.Pt.,MP dalam pidato pengukuhannya sebagai profesor dalam Bidang Ilmu Teknologi Pengolahan Hasil Ternak menyampaikan tema silofa Tehnologi Emulsi Low Fat Mayonnaise dengan penggunaan penstabil alami sebagai pangan fungsional.

“Saat in tidak trandnya asal kenyang dan banyak produk emulsi salah satunya mayonnaise. Banyak yang tidak tahu kalau Mayonnaise full fat. Tentu saja ini jadi tantangan dan dibutuhkan pengelmusi dari kuning telur guna menyeimbangka," tandasnya. 

Tags:    

Similar News