BPN Kota Bekasi terbitkan sertifikat tanah wakaf ke organisasi Islam
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bekasi mendistribusikan tujuh dari sebelas sertifikat tanah wakaf kepada organisasi dan lembaga pendidikan Islam di Kota Bekasi.
Elshinta.com - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bekasi mendistribusikan tujuh dari sebelas sertifikat tanah wakaf kepada organisasi dan lembaga pendidikan Islam di Kota Bekasi.
Kepala Kantor BPN Kota Bekasi, Heri Purwanto mengatakan distribusi ini merupakan bagian dari prioritas nasional untuk mempercepat sertifikasi tanah wakaf.
"Tujuh sertifikat tanah wakaf yang didistribusikan ini berasal dari organisasi Islam di Kota Bekasi dan lembaga pendidikan Islam lainnya," kata Heri seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamzah Aryanto, Rabu (8/1/2025).
"Wakaf ini merupakan prioritas dan perintah dari Bapak Menteri Pak Nusron. Kita memprioritaskan ini agar tanah wakaf memiliki status sertifikat," sambungnya.
Ia mengungkapkan, proses penyerahan dilakukan pada acara Hari Amal Bakti Kementerian Agama Kota Bekasi.
"Pada acara tersebut, kami menyerahkan tujuh sertifikat, termasuk empat sertifikat untuk Muhammadiyah dan sertifikat lainnya untuk mushola serta yayasan pendidikan," ungkap Heri.
Ia mengaku empat berkas wakaf 2024 yang belum selesai, akan kembali dikerjakan pada Januari 2025.
"Sisa empat berkas ini, akan dilengkapi dulu, setelah lengkap bulan ini akan kami selesaikan," ujarnya.
Selain itu, Heri juga menjelaskan, pada tahun 2025, BPN Kota Bekasi akan kembali membuka kuota sertifikasi tanah wakafm
"Kami juga menandatangani MoU dengan Kantor Kemenag Kota Bekasi untuk menyelesaikan seluruh sertifikasi tanah wakaf di Kota Bekasi," paparnya.
Ia menuturkan, masih menunggu data kantor Kemenag Kota Bekasi berapa banyak tanah wakaf yang belum tersertifikasi dari berbagai aliansi organisasi keagamaan.
"Berapapun kuotanya, kami siap. Kami menunggu data dari Kemenag. Potensinya bisa ratusan bidang tanah wakaf di Kota Bekasi. Proses inventarisasi melalui Badan Wakaf Indonesia di Kemenag sedang berlangsung. Setelah itu, kami akan langsung melakukan pengukuran dan penerbitan sertifikat," tuturnyam
Distribusi sertifikat ini diharapkan dapat meningkatkan kemaslahatan umat.