Gelar aksi, aktivis LMND minta KPK unjuk gigi tangkap koruptor tanpa pandang bulu
Korupsi telah menjadi masalah serius yang sangat merugikan rakyat dan perlu mendapat perhatian seluruh komponen bangsa agar penyelesaiannya dilakukan dengan gotong royong.
Saatnya KPK Unjuk Gigi Dalam Pemberantasan Korupsi Tanpa Pandang Bulu
JAKARTA--
Korupsi telah menjadi masalah serius yang sangat merugikan rakyat dan perlu mendapat perhatian seluruh komponen bangsa agar penyelesaiannya dilakukan dengan gotong royong. Terutama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai lembaga independen yang memiliki tugas dan wewenang dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.
Dalam orasinya di Kantor KPK Jakarta Selatan saat menggelar aksi unjuk rasa, Koordinator aksi Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Reden Ginting mengatakan bahwa banyak kasus korupsi yang belum terselesaikan menjadi tugas berat bagi KPK saat ini. Menurutnya, lambannya penindakan terhadap para koruptor dan adanya intrik serta konflik kepentingan dalam tubuh KPK membawa preseden buruk sehingga hal itu menurunkan kepercayaan publik terhadap lembaga anti rasuah selama ini.
"Terlalu banyak kepentingan dalam tubuh KPK selama ini sehingga menyebabkan lambannya penindakan kasus-kasus korupsi. Karena itu, dengan adanya pimpinan KPK yang baru, kami berharap kasus-kasus korupsi segera di tuntaskan dan terlepas dari intervensi politik apapun," kata Reden, Sabtu (22/2).
Lebih lanjut, Reden mengatakan selama ini KPK dengan anggaran, sumber daya dan wewenang yang begitu besar tidak menjamin pemberantasan korupsi dengan cepat. Walaupun demikian, Ia berharap kepemimpinan komisioner KPK yang baru dapat menyelesaikan kasus-kasus korupsi di Indonesia tanpa pandang bulu.
"KPK harus bekerja keras untuk menuntaskan kasus-kasus korupsi yang ada saat ini. Hanya dengan cara ini, KPK bisa mengembalikan kepercayaan publik, yang selama ini jauh dari harapan publik sebagai lembaga antikorupsi," ujarnya.
Reden juga menyampaikan bahwa walaupun pimpinan KPK belum lama dilantik dan menjabat namun sejauh ini telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam pemberantasan korupsi. Banyak kasus korupsi yang telah terungkap yang melibatkan para pejabat dan politisi. Namun, Ia menegaskan kepada KPK agar tidak dikendalikan oleh kekuatan politik apapun dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya.
"KPK harus berdiri independen, tidak boleh dikendalikan oleh kekuatan politik apapun. Sejauh ini telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam pemberantasan korupsi. Oleh karena itu, kami mengapresiasi langkah KPK sejauh ini dan mendukung KPK untuk memberantas kasus-kasus korupsi di Indonesia," tegas Raden.