Ramadan di Istiqlal:Menyikapi perbedaan dengan akhlak mulia, Pesan Ramadan untuk keharmonisan bangsa

Perbedaan adalah bagian dari kehidupan dan keindahan yang diciptakan oleh Tuhan. Seperti sebuah lukisan yang indah, keberagaman warna menciptakan harmoni yang memperkaya makna kehidupan. Begitu pula dengan Indonesia, negeri yang dihuni oleh berbagai suku, budaya, dan agama yang bersatu dalam kebinekaan.  

Update: 2025-03-19 16:07 GMT

Elshinta.com - Perbedaan adalah bagian dari kehidupan dan keindahan yang diciptakan oleh Tuhan. Seperti sebuah lukisan yang indah, keberagaman warna menciptakan harmoni yang memperkaya makna kehidupan. Begitu pula dengan Indonesia, negeri yang dihuni oleh berbagai suku, budaya, dan agama yang bersatu dalam kebinekaan.  

Dalam pesan Ramadan yang disampaikan oleh **Majelis Hukama Muslimin Kantor Cabang Indonesia**, kita diajak untuk tidak meratapi perbedaan, tetapi justru merayakannya. Sikap saling menghormati, menghargai, dan bertoleransi adalah kunci dalam menjaga kedamaian dan persatuan. Dalam kehidupan beragama, setiap individu memiliki hak untuk menjalankan keyakinannya masing-masing tanpa adanya paksaan atau konflik.  

Sejarah membuktikan bahwa konflik yang mengatasnamakan agama sering kali bukanlah permasalahan agama itu sendiri, melainkan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu yang menggunakan agama sebagai alat pemicu. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk tetap berpegang teguh pada ajaran agama yang benar, yaitu membawa kedamaian dan kesejahteraan bagi sesama.  

Indonesia adalah contoh nyata bagaimana toleransi beragama terwujud dalam kehidupan sehari-hari. Saat Ramadan, banyak tempat umum yang menghormati umat Islam yang sedang berpuasa, sementara dalam perayaan agama lain, umat Islam pun turut memberikan penghormatan. Tradisi saling menghargai ini telah menjadi kekuatan bangsa yang harus terus dijaga oleh generasi mendatang.  

Mari kita jadikan Ramadan ini sebagai momen untuk memperkuat rasa toleransi, menebarkan kebaikan, dan menjaga persatuan bangsa. Karena sejatinya, keberagaman bukan untuk dipertentangkan, tetapi untuk dirayakan dalam harmoni.  

Tags:    

Similar News