Ketua TP PKK Banten tekankan pentingnya sinergi program KB dan PKK

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni menegaskan pentingnya sinergi antara program TP PKK dan Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Serentak oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Update: 2025-04-22 08:05 GMT
Pembukaan pelayanan KB Serentak di Lapangan Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Senin (21/4/2025). ANTARA/HO-Pemprov Banten

Elshinta.com - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni menegaskan pentingnya sinergi antara program TP PKK dan Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Serentak oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Sinergi tersebut guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat, ujar dia.

“Melalui TP PKK, kita menggerakkan program-program yang mendukung peningkatan kualitas hidup, sejalan dengan program BKKBN. Sinergi ini sangat penting agar tujuan pembangunan keluarga dapat tercapai, khususnya di Banten,” ujar Tinawati dalam keterangannya di Kota Serang, Selasa.

Tinawati membuka pelayanan KB Serentak yang meliputi Metode Operasi Pria (MOP), pelayanan 1.000 implan, peluncuran Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), serta pengukuhan Duta Genre dan DENTING yang berlangsung di Lapangan Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Senin (21/4).

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari Puncak Peringatan Hari Kartini ke-146. Tinawati menambahkan, kepemimpinan yang kuat serta kolaborasi lintas sektor diyakini mampu mempercepat dampak program ke masyarakat luas, tidak hanya di Banten tetapi juga secara nasional.

Bupati Pandeglang Rd Dewi Setiani yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan keluarga.

“Kick off 1.000 akseptor ini adalah wujud nyata komitmen BKKBN dalam menjadikan perempuan Indonesia lebih sehat dan berdaya untuk menyiapkan Generasi Emas 2045,” kata Dewi.

Ia juga menegaskan bahwa program KB tidak hanya berkaitan dengan isu kesehatan, tetapi merupakan strategi fundamental dalam pembangunan nasional berbasis keluarga. Acara ini turut dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Erin Febiana, jajaran TP PKK Provinsi dan Kabupaten, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala desa, serta para penyuluh dan kader KB se-Kabupaten Pandeglang.

Tags:    

Similar News