Prabowo: Polisi Indonesia harus jadi polisi rakyat

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kepuasannya karena pesannya tentang peran Polri telah dipahami oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, sekaligus menyatakan bahwa polisi Indonesia memang harus menjadi polisi rakyat.

Update: 2025-06-05 17:34 GMT
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kepuasannya karena pesannya tentang peran Polri telah dipahami oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, sekaligus menyatakan bahwa polisi Indonesia memang harus menjadi polisi rakyat.

"Saya senang apa yang saya sampaikan ditangkap oleh Kapolri dan jajarannya. Memang polisi Indonesia harus jadi polisi rakyat," kata Prabowo dalam acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2025 di Lanud Harry Hadisoemantri, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis.

Prabowo menilai saat ini Polri telah mengikuti langkah TNI sebagai tentara rakyat. Ditegaskan pula bahwa TNI bukanlah tentara bayaran.

Presiden menyoroti bahwa profesionalisme dalam konteks TNI dan Polri bukan berarti hanya bekerja ketika digaji, melainkan harus mencerminkan semangat pejuang.

Prabowo juga mengapresiasi Kapolri dan jajaran yang telah mengambil inisiatif untuk terlibat aktif dalam berbagai upaya pembangunan, termasuk mendukung kedaulatan pangan.

Kepala Negara menilai langkah Polri tersebut sebagai bentuk nyata dari peran polisi rakyat yang tidak hanya berfokus pada tugas keamanan, tetapi juga berkontribusi pada kemajuan bangsa, dalam hal ini adalah swasembada pangan

"Karena swasembada pangan adalah kunci daripada keamanan. Swasembada pangan adalah kunci dari kemerdekaan. Tidak ada bangsa yang merdeka sesungguhnya kalau bangsa itu tidak bisa produksi makannya sendiri," kata Presiden.

Menurut Prabowo, keberhasilan dalam meningkatkan produksi beras dan jagung bukanlah hasil keajaiban, melainkan buah dari kerja keras seluruh elemen bangsa yang dilandasi niat baik dan integritas.

"Setiap provinsi harus swasembada pangan. Setiap pulau harus bisa berdiri sendiri. Ini adalah kunci kemerdekaan sejati kita," ujarnya.

Prabowo juga menyebutkan pada tahun 2026 Indonesia menargetkan tidak lagi mengimpor jagung, seiring dengan peningkatan produksi nasional dan efisiensi sistem distribusi melalui koperasi desa.

Pemerintah merencanakan pembangunan 80.000 koperasi desa untuk memperkuat rantai pasok pangan di seluruh Indonesia.

"Sinergi ini adalah kekuatan utama kita—TNI, Polri, akademisi, teknokrat, pemerintah daerah, pengusaha, dan ulama. Tidak banyak negara yang memiliki harmoni seperti ini," kata Kepala Negara.

Prabowo menegaskan bahwa kebangkitan Indonesia tidak akan terbendung selama seluruh elemen bangsa bekerja dengan hati tulus demi rakyat.

Acara panen raya dan ekspor perdana jagung ini menjadi momentum penting penguatan komitmen lintas sektor dalam mewujudkan ketahanan dan keterjangkauan pangan menuju Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.

Tags:    

Similar News