Laka bus dan truk di Tol Cipularang, 1 tewas, 1 kritis

Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Cipularang KM 72.200 jalur B (Bandung arah Jakarta) tepatnya di Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, melibatkan Bus MGI no. Pol. Z7532CN dengan truk Tangki B9988MU, Jumat (11/7). 

Update: 2025-07-11 14:37 GMT
Sumber foto: Tita Sopandi/elshinta.com.

Elshinta.com - Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Cipularang KM 72.200 jalur B (Bandung arah Jakarta) tepatnya di Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, melibatkan Bus MGI no. Pol. Z7532CN dengan truk Tangki B9988MU, Jumat (11/7). 

Akibat peristiwa tersebut satu korban meninggal dunia, satu kritis, dua lainya luka berada di RS Abdul Radjak Purwakarta.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun korban meninggal dunia yaitu Dedi Supriadi merupakan kernet dari Bus MGI, sementara sopirnya dalam keadaan kritis atas nama Lukman Hakim (52) warga Garut Jawa Barat.

Untuk korban luka adalah M Taufik dan Iyen Nurhayati keduanya warga yang sama di Kp Bali Matraman RT 03/06 Jakarta Selatan.

Kepala PJR Tol Cipularang Kompol Joko Prihantono, menjelaskan, Bus MGI datang dari arah Bandung mengarah Jakarta di kemudikan oleh Lukman Hakim.

"Saat di TKP diduga hilang kendali  oleng ke kiri jalan dan menghantam bagian belakang truk tangki yang ada didepanya berada di bahu luar jalur tiga dikemudikan oleh Dadang, warga Sumedang," ujar Joko seperti dilaporkan Kontributor Elsinra, Tita Sopandi, Jumat (11/7). 

Joko menjelaskan, kerasnya benturan mengakibatkan kernet bus MGI terjepit bagian depan kendaraan dan meninggal dunia di lokasi kejadian. "Untuk sopirnya dalam keadaan kritis," lanjut Joko. 

Proses evakuasi sopir bus yang terjepit di balik kemudi memakan waktu hingga satu jam sebelum akhirnya berhasil dikeluarkan oleh tim Rescue yang dikerahkan kelokasi kejadian. Kemudian korban dibawa ke RS Abdul Radjak Purwakarta.

Menurut Joko, untuk memastikan kecelakaan tersebut pihak polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Kasusnya saat ini sudah dilimpahkan ke Unit Gakum Satlantas Polres Purwakarta," ucap Joko. 

Tags:    

Similar News