Maman Abdurrahman tanggapi peluang untuk kembali penuhi panggilan KPK
Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menanggapi adanya peluang dirinya kembali untuk memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengklarifikasi surat yang viral terkait kunjungan istrinya ke Eropa.
Elshinta.com - Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menanggapi adanya peluang dirinya kembali untuk memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengklarifikasi surat yang viral terkait kunjungan istrinya ke Eropa.
“Saya sudah sampaikan semuanya secara gamblang kepada teman-teman dan di KPK, dan bagi saya itu adalah pertanggungjawaban publik saya sebagai pejabat negara, yang bagi saya itu bisa menjadi tradisi positif bagi pejabat publik saat ada polemik dan hal-hal seperti itu,” kata Maman saat ditemui di kantornya di Jakarta, Jumat.
“Saya datang ke institusi yang menurut saya tepat, sebagai institusi terdepan yang bergerak dan dalam konteks pemberantasan (korupsi). Itu saja,” ujar dia.
Sebelumnya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo pada Rabu (8/7) mengatakan, pihaknya membuka peluang untuk memanggil Menteri Maman dan Sekretaris Kementerian UMKM Arif Rahman Hakim untuk mengklarifikasi surat yang viral terkait kunjungan istri menteri ke Eropa.
Adapun surat berkop Kementerian UMKM yang ditandatangani secara elektronik oleh Arif Rahman Hakim terkait kunjungan istri Menteri UMKM, Agustina Hastarini itu viral.
Surat tersebut mengenai permohonan dukungan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Sofia, Brussel, Paris, Bern, Roma, dan Den Haag, serta Konsulat Jenderal RI di Istanbul, untuk kegiatan istri Menteri UMKM selama di Eropa pada 30 Juni hingga 14 Juli 2025.
Surat yang beredar dan viral di media sosial itu menuai kecaman dari warganet sebab Agustina Hastarini sebagai istri Maman bukan pejabat publik di Kementerian UMKM.
Menteri Maman lantas mendatangi Gedung Merah Putih KPK pada 4 Juli 2025, untuk menyerahkan sejumlah dokumen guna menuntaskan polemik yang mengatasnamakan dirinya dan keluarganya tersebut.