AHY harap Kawasan Transmigrasi Melolo bertumbuh dengan baik
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengharapkan Kawasan Transmigrasi Melolo di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), bertumbuh dengan baik.
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengharapkan Kawasan Transmigrasi Melolo di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), bertumbuh dengan baik.
“Saya senang sekali hari ini bisa bersama Bapak Menteri Transmigrasi datang secara langsung untuk melihat sebuah proyek pembangunan sekaligus pengembangan wilayah di Kawasan Transmigrasi Melolo Sumba Timur ini kita harapkan bisa tumbuh dengan baik,” katanya saat berkunjung ke PT Muria Sumba Manis selaku inisiator Kawasan Transmigrasi Melolo, Sumba Timur, NTT, Selasa.
Dalam kesempatan tersebut, AHY menceritakan perihal tantangan geografi yang harus dihadapi masyarakat setempat saat perjalanan menuju PT Muria Sumba Manis.
Di sisi lain, ada potensi luar biasa di Sumba Timur yang harus diupayakan dengan solusi terbaik melalui teknologi, inovasi, modal dan keberanian.
Menurut AHY, Muria Sumba Manis sebagai salah satu pabrik gula terbesar di NTT menjadi elemen penting pengembangan Kawasan Transmigrasi Melolo dan wilayah setempat secara umum
“Bicara pertumbuhan ekonomi, pemerintah tidak mungkin sendirian. Berbicara membuka lapangan pekerjaan, pemerintah tidak bisa sendirian. Pemerintah pusat maupun daerah punya kepentingan untuk merangkul semua 'stakeholders', semua elemen, terutama dunia usaha,” kata AHY.
Saat ini, lanjutnya, upaya yang sedang dilakukan di Kawasan Transmigrasi Melolo adalah mengintegrasikan antara industri dengan transmigrasi.
Keunggulan dari transmigrasi yaitu memiliki lahan di berbagai penjuru Tanah Air, termasuk di Sumba Timur, dan mempunyai tenaga kerja yang diharapkan menjadi modal utama dalam produksi.
Adapun industri memiliki modal (capital), teknologi dan berperan sebagai off-taker dari hasil komoditas yang bisa dihadirkan di lokasi transmigrasi.
AHY menginginkan Kawasan Transmigrasi Melolo dapat direplikasi di tempat-tempat lain. Dengan begitu, akan tercipta revitalisasi kawasan transmigrasi, integrasi antara industri dengan masyarakat lokal guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi dan mengentaskan kemiskinan, sekaligus membuka lapangan pekerjaan yang berkelanjutan.
“Ketimpangan juga bisa kita atasi dengan membuka lapangan pekerjaan yang baik untuk masyarakat kita,” ujar dia.