Perokok viral pakai pelat dinas palsu, Kemenhan buka suara

Update: 2026-01-12 06:40 GMT

Ilustrasi - Sejumlah personel Polisi Militer Kodam (Pomdam) Jaya melakukan razia kendaraan berpelat dinas TNI di Jalan Otista, Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (13/2/2023). Razia itu dilakukan untuk menertibkan penggunaan pelat dinas TNI yang sering disalahgunakan. (ANTARA/HO-Penerangan Pomdam Jaya)

Elshinta Peduli

Kementerian Pertahanan menyatakan mobil dengan nomor polisi Kementerian Pertahanan yang belakangan videonya viral karena pengendaranya merokok, ternyata menggunakan pelat nomor dinas palsu.

"Mobil sedan BMW putih dengan pelat dinas Kemenhan 51692-00, Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa pelat nomor tersebut palsu dan tidak sah, serta tidak pernah diberikan izin penggunaannya," kata Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan Marsekal Pertama TNI Toni Setiawan dalam keterangan persnya yang diterima di Jakarta, Senin.

Toni menjelaskan kendaraan dinas di lingkungan Kemenhan berwarna hitam dan sedan BMW tersebut tidak termasuk daftar inventaris kendaraan dinas.

Berdasarkan penelusuran data inventaris dari Biro Umum Setjen Kemenhan, jelas Toni, menunjukkan bahwa pelat nomor 51692-00 tidak lagi terdaftar karena masa berlakunya telah berakhir.

Berdasarkan data yang dia pegang, pelat nomor tersebut pernah digunakan secara resmi oleh Mayjen TNI (Purn) Sudibyo saat menjabat Wakil Rektor I Universitas Pertahanan RI.

"Namun, izin penggunaan berakhir pada 1 Juni 2025 dan tidak diperpanjang. Pelat nomor yang sama pernah disalahgunakan pada kendaraan Toyota Fortuner dan sempat viral sekitar awal tahun 2025," jelas Toni.

Ia menambahkan saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan Polisi Militer TNI, Polri, serta aparat penegak hukum kewilayahan untuk melakukan penertiban.

Toni juga meminta masyarakat untuk menyikapi setiap informasi di berbagai media secara bijak dan menunggu klarifikasi resmi instansi terkait.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News