Visa haji 2026 dikebut, Kemenhaj terapkan kerja 24 Jam

Puluhan tenaga pendukung direkrut untuk mempercepat pemvisaan haji 2026

Update: 2026-02-08 00:46 GMT

Foto: Kemenhaj RI

Elshinta Peduli

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mempercepat pemvisaan 203.320 jemaah haji reguler Indonesia untuk keberangkatan Haji 2026. Percepatan dilakukan melalui verifikasi dokumen jemaah haji secara maraton selama 24 jam tanpa henti.

Langkah ini bertujuan memastikan seluruh jemaah memperoleh visa tepat waktu dan berangkat dengan nyaman ke Arab Saudi.

“Kami merekrut 85 tenaga pendukung karena tuntutan penyelesaian dokumen yang sangat intensif, agar proses pemvisaan ini tuntas sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji Kemenhaj, Khairunnaim, dalam keterangannya, Sabtu (7/2/2026).

Tim dokumen bekerja dalam dua shift utama yang berjalan penuh siang dan malam, termasuk pada hari libur. Sistem ini diterapkan sebagai bagian dari program Haji Ramah Lansia yang menuntut ketelitian tinggi pada setiap data jemaah.

“Target kami seluruh data jemaah haji yang masuk ke Siskohat harus terverifikasi semuanya, makanya kami bekerja 24 jam dan di hari libur pun tim tetap masuk,” tegas Khairunnaim.

Koordinator Sekretariat Tim Tenaga Pendukung, Septi Nurisma, menyebut pengawasan dilakukan setiap hari hingga akhir pekan.

“Sistem kerja dibagi menjadi dua shift utama, sehingga dalam satu hari penuh verifikasi data tidak terhenti untuk memberikan kepastian bagi jemaah,” jelas Septi.

Proses verifikasi juga mencakup pemeriksaan detail paspor secara manual oleh tenaga pendukung. Salah satu petugas, Shirvan, mengatakan sinkronisasi foto dan nama menjadi prioritas utama.

“Kami memverifikasi mulai dari halaman pertama paspor, foto terbaru, hingga penambahan halaman endorsement bagi jemaah yang memiliki satu suku kata nama,” kata Shirvan.

Kemenhaj optimistis kerja 24 jam ini mampu mendukung Tri Sukses Haji, yakni sukses layanan, bimbingan, dan kesehatan.

Bhery Hamzah/Rama

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News