HUT ke-80 RI, Ariza ingatkan warga Jakarta agar jangan terprovokasi isu dan hoaks

Update: 2025-08-30 13:12 GMT

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria atau Ariza mengajak masyarakat Ibu Kota untuk terus menjaga persatuan, kerukunan, dan kebersamaan dalam mengisi kemerdekaan Republik Indonesia yang telah berusia 80 tahun. Acara tersebut digelar di Lapangan Bola GOR Cendrawasih, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (30/8/2025).

Ribuan kader Gerindra dan warga Jakarta turut hadir memeriahkan peringatan kemerdekaan tersebut.

Ariza mengatakan, acara yang digelar dengan tajuk ‘Gerindra Jakarta dan Masyarakat Bersatu Dalam Doa Bersama untuk Indonesia Raya’ ini menjadi wujud nyata kepedulian partai terhadap masyarakat sekaligus komitmen untuk terus hadir di tengah rakyat.

Kata dia, Gerindra DKI bukan hanya peduli dalam ruang politik, tetapi juga dalam ruang sosial dan kemanusiaan.

“Pada siang hari ini kita dapat berkumpul bersilaturahmi dalam rangkaian kegiatan meramaikan perayaan kemerdekaan Republik Indonesia dan konsolidasi serta doa bersama agar bangsa Indonesia, khususnya warga Jakarta bisa hidup tenang, kondusif, ramai, tidak ada kerusuhan dan lain-lain,” kata Ariza

Hal itu dalam acara doa bersama untuk Indonesia, yang dirangkai dengan kegiatan bakti sosial berupa pengobatan gratis, pembagian paket sembako, serta kuliner UMKM gratis untuk warga Jakarta.

“Gerindra percaya bahwa kekuatan bangsa ini lahir dari doa rakyatnya dan terjaga melalui solidaritas sesama. Karena itu, kami hadir bukan hanya untuk berpolitik, tetapi untuk berbagi dan melayani,” lanjutnya.

Ariza menegaskan, bahwa perayaan kemerdekaan bukan sekadar seremonial, melainkan wujud rasa syukur atas perjuangan para pahlawan bangsa.

“Kenapa kita perlu merayakan? Merayakan dalam arti bersyukur kepada Allah. 80 tahun bangsa Indonesia telah merdeka atas perjuangan para pahlawan kita. Kita yang merdeka punya kewajiban mengisi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Menurut dia, warga Jakarta harus menjadi contoh dalam menjaga harmoni sosial.

Bagi warga Jakarta, kata dia, tugas masyarakat membangun kota Jakarta, membangun warga Jakarta agar menjadi warga yang mempentingkan kerukunan, kedamaian, kebersamaan, keakraban, saling gotong royong, saling memaafkan, saling membantu.

“Tidak boleh menjelek-jelekkan, menghina, memfitnah,” ucap Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah RI ini.

Selain itu, Ariza juga menyampaikan sejumlah capaian dan program Presiden Prabowo Subianto yang dinilai prorakyat, seperti efisiensi anggaran, ketahanan pangan, hingga program makan bergizi gratis.

Dia menilai kebijakan itu strategis untuk menyiapkan generasi muda yang sehat, produktif, dan mampu memimpin bangsa di masa depan.

“Bapak Prabowo telah bekerja keras membangun bangsa. Program makan gizi gratis sudah menjangkau 20 juta penerima manfaat, mulai anak-anak, ibu hamil, balita, hingga pelajar. Semua tujuannya agar generasi muda bangsa menjadi generasi yang sehat, produktif, dan mampu membangun bangsa lebih baik lagi,” katanya.

Di hadapan ribuan kader, Riza juga mengingatkan agar Partai Gerindra terus solid menatap Pemilu 2029.

Dia menekankan perlunya evaluasi, konsolidasi, dan kerja nyata di masyarakat.

“Tugas kita adalah memastikan 2029 Partai Gerindra menang, DKI Jakarta menang, dan Bapak Prabowo terpilih kembali sebagai Presiden Republik Indonesia yang ke-9,” ucapnya.

Terkait dinamika aksi demonstrasi belakangan ini, Riza mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi.

Dia menilai sejumlah aksi telah ditunggangi kepentingan pihak lain yang tidak ingin Indonesia maju dan sejahtera.

“Demo-demo belakangan ini ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan lain yang tidak ingin bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar. Untuk itu kita tidak boleh berdiam diri, tugas kita menjaga kedaulatan bangsa dan menjaga agar warga tetap rukun dan damai,” tegas Riza.

Sementara itu, Sekretaris DPD Gerindra DKI Jakarta, Rany Mauliani, mengatakan acara ini menjadi momentum silaturahmi dengan masyarakat, meski semula direncanakan dengan konsep perlombaan. Namun, konsep diubah karena melihat situasi dan kondisi unjuk rasa yang terjadi di beberapa wilayah, termasuk DKI Jakarta.

“Tadi kami ingin melaksanakan kegiatan perayaan seperti pada umumnya, tapi mengingat situasi di Jakarta yang memang sedang tidak kondusif, makanya kami langsung putar haluan untuk mengadakan doa bersama. Yang penting silaturahmi tetap bisa berkumpul dengan teman-teman,” kata Rany.

Dalam kegiatan tersebut, panitia membagikan door prize dan sembako kepada masyarakat serta pengurus Gerindra di tingkat DPC, PAC, hingga ranting.

“Alhamdulillah kami dapat mendukung bantuan beras, yang memang belakangan ini keluhannya ibu-ibu susah mencari beras yang tersedia, ketersediaan beras yang terbatas. Dan peserta kali ini yang mendapatkan umroh semuanya ibu-ibu, memang ini doanya ibu-ibu, mungkin kepedulian juga terhadap ibu-ibu, dan saya juga karena ibu-ibu gitu ya," ucap Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini.

Rany juga menegaskan bahwa setiap kegiatan Gerindra selalu menghadirkan program pengobatan gratis melalui Badan Kesira (Badan Kesehatan Indonesia Raya).

Lebih jauh, Rany mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi.

"Mari kita sama-sama bersatu, saling damai, saling jaga, saling solid, kompak, jangan mudah terprovokasi, jangan sampai kita terpecah belah. Yang pasti Indonesia ini adalah tanah kelahiran kita, yang harus kita jaga," tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar aspirasi masyarakat disampaikan dengan cara yang baik tanpa merusak fasilitas umum.

“Jangan mengekspresikan diri dengan emosi, juga merusak aset, karena kita juga yang rugi, kita juga yang menjadi susah nantinya. Yang pasti kalau kita bersatu, kita damai, apapun aspirasinya bisa disampaikan dengan cara yang lebih baik,” pungkasnya

Acara doa bersama ini ditutup dengan harapan agar Indonesia terus aman, damai, dan sejahtera di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Rangkaian kegiatan dimulai dengan doa bersama lintas elemen masyarakat untuk keselamatan, persatuan, dan kemajuan Indonesia.

Usai berdoa, ratusan warga mendapatkan layanan pengobatan gratis dari tim medis yang disiapkan Gerindra.

Tak berhenti di situ, warga juga menerima bantuan paket sembako sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan pokok sehari-hari.

Untuk menumbuhkan semangat ekonomi kerakyatan, Gerindra DKI Jakarta turut menghadirkan kuliner UMKM gratis sehingga masyarakat bisa menikmati ragam hidangan khas nusantara sambil mendukung pelaku usaha kecil menengah.

Acara ini tidak hanya menegaskan komitmen Gerindra sebagai partai politik yang dekat dengan rakyat, tetapi juga sebagai penggerak gotong royong di tengah tantangan bangsa.

Tags:    

Similar News