Kick Off Kopdes Merah Putih di Purworejo, kolaborasi atasi kemiskinan

Kopdes Merah Putih Jadi Model Pengentasan Kemiskinan

Update: 2026-02-14 13:44 GMT
Elshinta Peduli

Kick off Kopdes Merah Putih digelar di Purworejo, Sabtu (14/2/2026).

Program ini menjadi langkah kolaborasi percepatan pengentasan kemiskinan.

Kementerian Koperasi, Kementerian Sosial, dan BP Taskin menggandeng Pemkab Purworejo.

Kegiatan ini menjadi pilot project pengentasan kemiskinan ekstrem berbasis koperasi desa.

Keluarga Penerima Manfaat atau KPM PKH kini menjadi anggota Kopdes Merah Putih Dukuhrejo.

Pemerintah ingin mereka naik kelas dan mandiri secara ekonomi.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan program ini tindak lanjut kerja sama lintas kementerian.

“Ini menjadi kelanjutan dari MoU yang dilakukan antara Kemensos dan Kemenkop beberapa waktu lalu untuk mendorong para penerima manfaat menjadi anggota Kopdes. Selanjutnya aspek pemberdayaannya akan kita bantu melalui operasionalisasi Kopdes Merah Putih,” ujar Menkop Ferry.

Model kolaborasi ini akan diuji di beberapa daerah lain.

Pemerintah ingin menurunkan jumlah warga desil terbawah.

"Ini akan kita uji cobakan di beberapa tempat lagi dan ini akan menjadi model bagi pengentasan kemiskinan sehingga warga desil 1 bisa berkurang dan naik kelas menjadi desil 2 dan seterusnya,” lanjutnya.

Kopdes Merah Putih tidak hanya menjual sembako.

Koperasi juga menjadi penampung hasil produksi warga desa.

Elshinta Peduli

“Kopdes ini harus menjadi tempat menampung hasil produk masyarakat desa seperti hasil ternak telur yang telah dibantu bisa dijual melalui Kopdes di sini sehingga Bapak/ Ibu mendapatkan tambahan penghasilan,” katanya.

Anggota koperasi juga mendapat Sisa Hasil Usaha.

Pendapatan tambahan diharapkan meningkat setiap akhir periode.

"Harapannya nanti mereka setelah menjadi anggota Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, mereka juga akan mendapatkan tambahan pendapatan sisa hasil usaha. Insyaallah dengan menjadi anggota koperasi desa, manfaatnya akan lebih besar,” jelasnya.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan dukungan penuh program ini.

"Kami dari Kementerian Sosial ditugaskan untuk mendorong agar penerima manfaat, bantuan-bantuan dari Kementerian Sosial nanti menjadi anggota Kooperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih. Dan hari ini kita uji coba di sini," kata Mensos Saifullah.

Ia menargetkan lebih banyak KPM lulus dari bantuan sosial.

"Terimakasih tahun lalu sudah wisuda graduasi sebanyak 1.000 KPM dari Kemensos, kita harap tahun depan menjadi 3.000 yang lulus graduasi menjadi keluarga mandiri," katanya.

Ia juga menekankan arahan Presiden soal keluarga usia produktif.

“Ini sesuai arahan Presiden: keluarga usia produktif tidak boleh kehilangan semangat untuk menjadi keluarga berdaya. Mereka harus terdorong menjadi anggota koperasi desa,” katanya.

Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko menyebut pengentasan kemiskinan sebagai prioritas nasional.

“BP Taskin sedang merumuskan pendekatan program - program yang anti-inflasi agar seluruh program Kementerian Lembaga bisa nyambung dan bangsa ini selamat dari jerat kemiskinan ekstrem,” tegasnya.

Bupati Purworejo Yuli Hastuti menyatakan komitmen mendukung Kopdes Merah Putih. “Kami berkomitmen memajukan ekonomi rakyat di Purworejo dan terus mendukung percepatan operasional koperasi desa sebagai bagian dari pembangunan ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

“Kami ingin keluarga penerima manfaat tidak lagi bergantung pada bantuan. Kopdes Merah Putih menjadi wadah bagi mereka untuk berdaya, menabung, dan berusaha secara mandiri,” tambahnya.

Kick off Kopdes Merah Putih di Purworejo menjadi model awal. Pemerintah berharap kolaborasi ini mempercepat pengentasan kemiskinan berbasis koperasi desa.

Rama Pamungkas

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News