Pendampingan jemaah umrah di Bandara Jeddah terus diperkuat

Kantor Urusan Haji Jeddah memantau kepulangan jemaah umrah Indonesia di Bandara King Abdulaziz; 341 jemaah masih menunggu kepastian jadwal penerbangan.

Update: 2026-03-09 12:56 GMT
Indomie

Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah terus memperkuat pengawasan dan pendampingan terhadap jemaah umrah Indonesia di Bandara Internasional King Abdulaziz, terutama pada proses kepulangan menuju Tanah Air.

Staf Teknis Haji KUH Jeddah, M. Ilham Effendy, mengatakan tim di lapangan melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan jemaah serta kondisi jemaah yang masih menunggu kepastian jadwal kepulangan.

“Pemantauan dilakukan secara menyeluruh di area layanan bandara. Kami juga mendata jemaah yang tertahan kepulangannya serta berkoordinasi dengan pihak travel dan otoritas terkait agar proses pemulangan dapat segera diselesaikan,” ujar Ilham di Jeddah, Sabtu (7/3/2026).

Berdasarkan data Satgas Bandara per 7 Maret 2026 pukul 23.00 waktu setempat, tercatat 341 jemaah dari sejumlah penyelenggara perjalanan umrah masih menunggu kepastian jadwal kepulangan.

Para jemaah tersebut sementara diinapkan di sejumlah hotel di Jeddah dan Makkah sambil menunggu kepastian tiket penerbangan kembali ke Indonesia.

Di sisi lain, proses pemulangan jemaah umrah Indonesia terus berlangsung melalui sejumlah maskapai, di antaranya Saudia Airlines, Garuda Indonesia, Lion Air, dan IndiGo.

Pada 7 Maret 2026, sebanyak 1.665 jemaah dijadwalkan kembali ke Indonesia melalui beberapa penerbangan dari Bandara Jeddah.

Secara keseluruhan, hingga saat ini tercatat 17.447 jemaah umrah Indonesia telah dipulangkan ke Tanah Air melalui berbagai penerbangan dari Arab Saudi.

Selain melakukan pemantauan kepulangan di bandara, tim KUH Jeddah juga memberikan pendampingan kepada 33 jemaah dari salah satu travel yang saat ini berada di Makkah.

Elshinta Peduli

Para jemaah tersebut sementara diinapkan di hotel sambil menunggu kepastian tiket kepulangan ke Indonesia.

Ilham menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan travel dan otoritas terkait di Arab Saudi agar para jemaah dapat segera dipulangkan tanpa terbebani biaya tambahan.

“Kami terus mengupayakan solusi terbaik melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak, agar jemaah dapat kembali ke Tanah Air dengan aman dan nyaman,” katanya.

KUH Jeddah memastikan akan terus melakukan pemantauan lapangan serta memberikan pendampingan hingga seluruh proses kepulangan jemaah berjalan dengan baik.

Bheri Hamzah/Rama

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News