Gubernur Jateng luncurkan BRT Transjateng rute Semarang-Grobogan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meluncurkan armada Bus Rapid Transit (BRT) Transjateng rute Semarang-Grobogan (Terminal Penggaron-Terminal Gubug) sebagai bentuk pengembangan angkutan aglomerasi yang menghubungkan satu wilayah dengan lainnya.

Update: 2021-10-13 18:47 GMT
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meluncurkan armada Bus Rapid Transit (BRT) Transjateng rute Semarang-Grobogan (Terminal Penggaron-Terminal Gubug) sebagai bentuk pengembangan angkutan aglomerasi yang menghubungkan satu wilayah dengan lainnya.

Peluncuran BRT Transjateng Semarang-Grobogan yang menjadi rute aglomerasi keenam di Jateng itu dilakukan Ganjar di Pendapa Kabupaten Grobogan, Rabu, dengan dihadiri Bupati Grobogan Sri Sumarni, Bupati Demak Eistianah, dan jajaran forkompimda lainnya.

Nantinya, BRT Transjateng rute Semarang-Grobogan akan dilayani 14 unit bus dan masing-masing bus melayani enam perjalanan dalam satu hari.

Ganjar mengatakan bahwa Pemprov Jateng terus mendorong agar sistem transportasi berjalan dengan baik melalui angkutan aglomerasi.

"Program ini saya pikirkan sejak awal saya menjabat, bagaimana caranya membuat angkutan umum yang murah, terjangkau dan baik. Akhirnya, dilaksanakan lah peluncuran Transjateng ini," katanya.

Ganjar menegaskan prioritas utama BRT Transjateng adalah untuk memberi pelayanan pada buruh, pelajar, dan veteran, setelah itu baru untuk penumpang umum lainnya.

"Kenapa buruh? karena pengeluaran mereka cukup tinggi untuk transportasi. Dengan harga Rp2.000, maka ini bisa sangat membantu. Termasuk para pelajar dan veteran agar kita bisa menghormati mereka.

Selain itu, ya untuk masyarakat umum agar mereka terlayani dengan baik dan jalanan tidak penuh," ujarnya.

Pengembangan koridor Transjateng, lanjut Ganjar, akan terus berkembang dan ke depan akan dibangun koridor-koridor lain dan rute lain yang memang dibutuhkan masyarakat.

"Koridornya bisa berkembang sesuai kondisi di lapangan," katanya.

Orang nomor satu di Jateng itu juga berharap pemerintah daerah menindaklanjuti program angkutan aglomerasi di wilayah yang dilintasi Transjateng.

Tags:    

Similar News