Sebanyak 5.759 KPM di Secanggang rela antre ambil BSS dan BLT migor
Penyaluran program Bantuan Sosial Sembako (BSS) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng triwulan kedua dicairkan dalam bentuk tunai oleh PT Pos Indonesia di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Elshinta.com - Penyaluran program Bantuan Sosial Sembako (BSS) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng triwulan kedua dicairkan dalam bentuk tunai oleh PT Pos Indonesia di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Seperti halnya yang dilaksanakan di Kecamatan Secanggang, dimana keluarga penerima manfaat (KPM) yang berasal dari 16 desa 1 kelurahan di Kecamatan Secanggang mengambil bantuan tersebut. Bantuan itu berupa uang tunai senilai Rp.600 ribu terhitung dari bulan April, Mei dan Juni. Selain itu ditambah dengan bantuan BLT minyak goreng senilai Rp300 ribu.
"Hari ini kami dari PT. Pos Indonesia Cabang Secanggang menyalurkan kepada penerima bansos sebanyak 5.759 KPM di Kecamatan Secanggang, setiap KPM menerima Rp.900 ribu, dan kami selesaikan dalam sehari dengan membuka delapan loket pembayaran di lapangan sepak bola Desa Suka Mulia," kata Kepala Kantor PT. Pos Indonesia Cabang Secanggang, Irfan Syahputra seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Minggu (17/5).
Meski hari itu libur namun Camat Secanggang Persadanta Sembiring tetap hadir dan mengimbau KPM untuk mengikuti vaksinasi COVID-19 baik dosis pertama, dosis kedua maupun dosis ketiga (booster). "Ya kita melakukan imbauan kepada warga KPM yang belum vaksin COVID-19 untuk divaksin ditempat ini kami buka tiga titik grai vaksin yakni dari UPT Puskesmas Secanggang, UPT Puskesmas Teluk dan UPT Puskesmas Hinai, untuk memberikan pelayanan kepada warga yang belum melengkapi vaksin," kata camat.
Sementara itu Kapolsek Secanggang Polres Langkat IPTU Mahruzar Sebayang mengatakan, Ia dan anggotanya memantau langsung pelaksanaan penyaluran bansos di lapangan sepak bola Desa Suka Mulia. Anggota polisi turut mengatur antrean, dan juga mengurai kemacetan dijalan protokol.
"Polisi memantau dan mengatur antre dan mengatur arus lalu lintas dijalan protokol yang sempat padat merayap, untuk memberikan kenyamanan kepada warga," terang Kapolsek.
Sementara itu dari pantauan langsung, antrean KPM panjang mengular terjadi di lapangan sepak bola tersebut, ditengah terik sinar mata hari bertepatan dengan bulan suci Ramadan, ada dua orang wanita yang ikut di deretan antre yang sempat pingsan karena kepanasan dan kelelahan namun cepat ditangani tim medis yang berada di gerai vaksinasi di tempat itu.