IPO nilai pidato kenegaraan Puan tunjukkan kualitas sebagai capres

Pidato Ketua DPR RI Puan Maharani saat sidang bersama DPD RI di gedung parlemen, Jakarta hari ini, Selasa 16 Agustus 2022 disorot banyak pihak. Salah satunya dari kalangan pengamat politik.

Update: 2022-08-19 13:23 GMT
Sumber foto: https://bit.ly/3c6Y5sG/elshinta.com.

Elshinta.com - Pidato Ketua DPR RI Puan Maharani saat sidang bersama DPD RI di gedung parlemen, Jakarta hari ini, Selasa 16 Agustus 2022 disorot banyak pihak. Salah satunya dari kalangan pengamat politik.

Pengamat politik Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai, pidato Puan cukup berbobot, sehingga membuatnya layak ditempatkan di posisi tertentu. Terutama soal capres.

“Tema kebangsaan cukup kental dalam pidato itu, dan inilah sebenarnya yang diperlukan sebuah negara, yakni ide dan komitmen besar, Puan membalikkan penafsiran sebagian orang soal kepantasannya sebagai Capres, dari pidato itu cukup jelas Puan berada di posisi yang layak memimpin bangsa ke depan, tentu melalui alur demokrasi,” ujar Dedi.
 
“Puan menegaskan Pemilu harus terselenggara, ini penting untuk menjamin keberpihakannya pada masyarakat dan proses demokrasi kita,” imbuhnya.

Bahkan, lanjut Dedi, Puan juga cukup visioner merangkum persoalan dan tantangan yang dihadapi bangsa ini. Di antaranya perhatian pada generasi muda sangat besar sebagai aset bangsa ini.

Karena pondasi pembangunan bangsa yang penting adalah kualitas sumber daya manusia. Maka Puan dalam pidatonya menekankan pembangunan harus diarahkan untuk memperkuat kemudahan akses dan kesempatan untuk generasi muda memperoleh pendidikan, memperkuat vokasional, dan kewirausahaan.

Gagasan tersebut, menurut Dedi, setali tiga uang dengan tekad Puan agar bangsa ini dapat berdikari di bidang ekonomi dan generasinya tidak menjadi kuli di negerinya sendiri.

“Tekad membangun kemandirian ekonomi inilah yang menurut saya harus digarisbawahi, sebab tantangan kita saat ini dan ke depan adalah terbebas dari utang luar negeri, memiliki industri strategis nasional, dan bangga menggunakan produk dalam negeri,” tegas Dedi.

Tags:    

Similar News