JCH mulai berdatangan ke Mekkah, Pemerintah siapkan 170 hotel ramah lansia
Jemaah calon haji Indonesia akan mulai diberangkatkan secara bertahap dari Madinah ke Makkah, Senin (20/5). Ada delapan kloter yang akan tiba di Makkah Al-Mukarramah besok, setelah mereka sembilan hari di Madinah.
Elshinta.com - Jemaah calon haji Indonesia akan mulai diberangkatkan secara bertahap dari Madinah ke Makkah, Senin (20/5). Ada delapan kloter yang akan tiba di Makkah Al-Mukarramah besok, setelah mereka sembilan hari di Madinah. Para Jemaah ini akan diberangkatkan untuk mengikuti prosesi haji tamattu' setelah Sembilan hari berada di Madinah. Kepala Daerah kerja Mekkah Khalilurrahman mengatakan pihaknya telah siap menyambut kedatangan Jemaah.
"Daker mekah telah siap menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia, semua fasilitas dan akomodasi telah disiapkan dari transportasi hingga hotel. Bahkan kita juga telah memastikan seluruh akomodasi yang akan digunakan oleh jemaah calon haji berfungsi dengan baik" jelas Khalilurrahman kepada Media Center Haji Minggu (19/5/2024) siang di Kantor Urusan Haji Indonesia wilayah Syisya Makkah.
Khalil mengungkapkan rencananya gelombag pertama akan tiba pada siang hari yakni pukul 12.00 WAS atau sekitar pukul 16.00 WIB. sedangkan sisanya pada pukul 19.00 WAS dan pukul 22.00 WAS.
“Gelombang pertama itu JKG 1 pada jam 12 siang dan sisanya pada malam hari,” imbuh Khalil.
Delapan kloter tersebut adalah JKG 01, JKG 02, JKS 01 dan 02, BTH 01 , PTM 01, SUB 01 dan UPG 01. Jemaah calon Haji Indonesia setelah sampai di Mekkah rencananya akan menempati hotel di lima wilayah yakni Syisyah, Raudhah, Jarwal, Misfalah dan juga Rei Bakhsy.
“Akomodasi, Kita sudah memastikan hotel-hotel yang akan ditempati jamaah haji baik terkait dengan kasurnya, fasilitas kamar mandinya, termasuk air minum yang disiapkan di masing-masing hotel,” ujar Khalil.
Ada sekitar 170 hotel yang disediakan PPIH Arab Saudi Daker Mekkah yang nantinya akan digunakan seluruh Jemaah haji Indonesia untuk menginap selama di Mekkah.
Sedangkan untuk layanan konsumsi jamaah haji, jelas Khalil, tahun ini ada 57 penyedia catering dengan citarasa Nusantara.
“Semuanya sudah mengikuti Bimtek tata cara memasak, menyajikan masakan sesuai selera nusantara. Dan kami melihat para juru masak sudah berhasil membuat masakan sesuai dengan selera nusantara,” katanya.
Terkait dengan layanan transportasi, lanjutnya, sudah disediakan bus salawat yang tersebar di 22 rute dan di dua terminal yaiti Syeb Amir dan Jiad.
Berdasarkan pantauan Reporter Elshinta Yuniar Kustanto, sejumlah hotel hotel yang menjadi pemondokan jamaah telah diberikan tanda khusus dengan nomor yang sesuai dengan plotting Jemaah. Selain itu dari pengamatan di Hotel Al Ahmadi Syisya, terdapat fasilitas ramah lansia dan disabilitas seperti kursi roda. Sedangkan di hotel lainnnya Nampak juga kursi prioritas disabilitas, lift untuk lansia dan fasilitas mencuci baju.