Jelang Waisak, Walubi gelar pengobatan gratis bagi warga Magelang

Mahmudah (38) warga Tuk Songo Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang Jateng, merasa bersyukur karena bisa memeriksakan dirinya secara gratis.

Update: 2024-05-20 20:23 GMT
Sumber foto: Kurniawati/elshinta.com.

Elshinta.com - Mahmudah (38) warga Tuk Songo Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang Jateng, merasa bersyukur karena bisa memeriksakan dirinya secara gratis. Ia bersama dengan beberapa tetangga, datang ke taman Lumbini komplek Taman Wisata Candi Borobudur, untuk memeriksakan kesehatannya.

"Saya periksa karena sering merasa kesemutan. Alhamdullilah, tadi sudah diperiksa dan  semuanya baik-baik saja, sekarang lagi menunggu obat. Mungkin akan diberi vitamin," kata Mahmudah yang ditemui di sela-sela kegiatan bakti sosial (Baksos) Waisak 2568 BE/2024 yang diadakan Walubi selama dua hari, Sabtu-Minggu (18-19 Mei 2024).

Mahmudah merasa baksos yang diadakan Walubi sangat berguna bagi masyarakat sekitar. Apalagi kegiatan ini diberikan secara cuma-cuma alias gratis. Ia juga tidak apriori meskipun yang mengadakan adalah komunitas umat Budha, sedangkan dirinya seorang muslim.

"Ini kan masalah kesehatan, jadi tidak pandang bulu yang mengadakan siapa. Ini bentuk toleransi beragama," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Senin (20/5).

Baksos dalam rangka menyambut Tri Suci Waisak ini sudah kesekian kali diselenggarakan, dengan jumlah peserta yang mencapai ribuan. Pembukaan baksos pada Sabtu (18/5) dihadiri Dirjen Bimas Agama Budha Supriyadi, Dirjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan dr Maria Endang Sumiwi, Inspektur Pengawasan Umum Polri, Komjen Pol Ahmad Dofiri, Kepala Bidang Ketahanan Bangsa Kesbangpol Propinsi Jateng Muslichah, Danrem 072 Pamungkas brigjen TNI Zainul Bahar, forkompimda Kabupaten dan Kota Magelang.

Dirjen Agama Budha Supriyadi dalam kesempatan itu mengatakan, kegiatan baksos merupakan bukti nyata implemetasi ajaran Budha. "Kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah yang ingin mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat," ujarnya.

Wakil ketua panitia Waisak 2568 BE/2024 Bhiku Dhammavuddho menyampaikan, Walubi telah melaksanakan baksos sejak tahun 1996. Baksos dengan sasaran 8.000 masyarakat sekitar Borobudur ini melayani berbagai penyakit, seperti umum, bedah minor dan gigi.

Baksos bekerjasama dengan para dokter dan tenaga kesehatan dari berbagai rumah sakit RS Sardjito Yogjakarta, RST dr Sudjono Magelang, RS Suci Paramita Balaraja Tangerang dan dokter dari Angkatan Laut, Udara dan darat. 

Tags:    

Similar News