13 Desember 2013: Long March untuk peristiwa berdarah 13 Desember 1945

 Tanggal 13 Desember telah menjadi hari bersejarah bagi masyarakat Tebing Tinggi, Medan, Sumatra Utara. Sebab, pada 13 Desember 1945, terjadi peristiwa berdarah, yakni telah terjadu pembantaian massal warga Tebing Tinggi oleh tentara Jepang. Ketika itu, tentara Jepang secara membabi buta membunuh warga sipil. 

By :  Rakshith
Update: 2024-12-13 06:00 GMT
13 Desember 2013: Long March untuk peristiwa berdarah 13 Desember 1945

Elshinta.com - Tanggal 13 Desember telah menjadi hari bersejarah bagi masyarakat Tebing Tinggi, Medan, Sumatra Utara. Sebab, pada 13 Desember 1945, terjadi peristiwa berdarah, yakni telah terjadu pembantaian massal warga Tebing Tinggi oleh tentara Jepang. Ketika itu, tentara Jepang secara membabi buta membunuh warga sipil. 

Untuk mengenang peristiwa tersebut, warga setempat melakukan long march sejauh 30 km menyusuri tempat bersejarah di kota Tebing Tinggi. Long March dalam rangka napak tilas Peristiwa Berdarah ini dilepas oleh Walikota Tebing Tinggi, Ir. H. Umar Zunadi Hasibuan, MM, dari stasiun kereta api Tebing Tinggi. Peringatan ini diikuti 200 orang warga, yang terdiri dari para pelajar, mahasiswa dan umum.

"Dalam tempo satu hari dilaporkan 325 orang tewas di berbagai lokasi Kota Tebing Tinggi, seperti di stasiun kereta api, jalan-jalan kota, Pasar Gambir dan lain-lain," kata Walikota Tebing Tinggi, Ir. H. Umar Zunadi Hasibuan, MM.

Pembantaian rakyat Tebing Tinggi masih terus berlanjut. Pada 14-16 Desember 1945, sekitar 800-an warga Tebing Tinggi dan luar kota menjadi korban kekejaman Jepang. Korban terbesar terjadi pada peristiwa Titi Gantung (jembatan gantung), dimana diperkirakan sekitar 350 orang tewas.

"Kita harus bisa meneruskan perjuangan para pahlawan. Tak banyak wilayah di Indonesia yang terjadi peristiwa heroik. Salah satunya Tebing Tinggi," ungkap Pak Walikota memberi alasan bagi berlangsungnya ritual rutin napak tilas ini.

Menurut Umar, salah satu saksi sejarah yang paling dikenang adalah stasiun kereta api di Tebing Tinggi. "Stasiun kereta ini adalah saksi sejarah. Karena di tempat ini juga terjadi pembantaian massal. Jenazah di kubur secara massal di stasiun ini," tambah Pak Walikota.
Dalam kesempatan tersebut, para veteran perang turut hadir menjadi saksi hidup Peristiwa Berdarah 13 Desember 1945. Long March akan berakhir di Tugu yang berada di Lapangan Merdeka, Tebing Tinggi, pada Kamis (13/12). Peringatan ini kemudian dilanjutkan dengan upacara bendera.

Tags:    

Similar News